Rabu, Juli 29, 2026
Berita Madrasah

Review Kurikulum Madrasah MTsN 4 Sleman Perkuat Mutu Pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027

Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – MTsN 4 Sleman menggelar kegiatan Review Kurikulum Madrasah tahun ajaran 2026/2027, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan pegawai sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran serta menyusun arah kebijakan pendidikan madrasah yang lebih adaptif dan bermutu.

Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, menyampaikan bahwa kegiatan review kurikulum menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus penyempurnaan program pendidikan madrasah. Harsoyo berharap seluruh masukan dari tim review dapat menjadi dasar dalam penyusunan kurikulum yang lebih baik dan sesuai kebutuhan peserta didik.

“Apapun masukan yang diberikan akan menjadi dasar dalam penyusunan kurikulum madrasah tahun ajaran 2026/2027. Kami juga memohon bimbingan dan arahan agar MTsN 4 Sleman semakin hebat dan semakin dicintai masyarakat,” ujar Harsoyo.

Kegiatan review kurikulum menghadirkan Ketua Tim I Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama DIY, Hj. Anita Isdarmini. Dalam paparannya, Anita menegaskan bahwa mutu pembelajaran harus diawali dengan perencanaan yang baik melalui dokumen kurikulum yang disusun secara matang dan terukur.

“Yogyakarta mendapat apresiasi dari GTK Kementerian Agama sebagai perencana pembelajaran terbaik. Pembelajaran yang bermutu diawali dari perencanaan yang baik. Karena itu, dokumen kurikulum harus direview secara serius sebagai dasar pembagian tugas guru dan penguatan proses pembelajaran,” jelas Anita.

Anita juga menekankan pentingnya analisis data pembelajaran, pemetaan gaya belajar siswa, penguatan kontrak prestasi guru, hingga penerapan budaya madrasah berbasis panca cinta. Selain itu, Anita menyampaikan bahwa penguatan pembelajaran olimpiade, sains, matematika, dan IPA dapat dilakukan melalui penambahan jam pelajaran sesuai regulasi yang berlaku. Menurutnya, seluruh guru perlu memahami kurikulum secara utuh agar mampu menerjemahkan program madrasah ke dalam pembelajaran yang efektif di kelas.

Pada kesempatan yang sama, Pengawas Pendamping Kankemenag Kabupaten Sleman, Hj. Ida Uswatun Hasanah, memberikan arahan terkait penguatan implementasi kurikulum madrasah. Ida Uswatun Hasanah menyoroti pentingnya integrasi KMA 1503 dan pembelajaran mendalam dalam penyusunan program pendidikan madrasah.

“KMA 1503 dan pembelajaran mendalam harus mulai diintegrasikan dalam kurikulum madrasah. Selain itu, delapan dimensi profil lulusan harus benar-benar selaras dengan visi dan misi madrasah agar arah pendidikan menjadi lebih jelas dan terukur,” ungkap Ida Uswatun Hasanah. (epr/tnf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas