Kakankemenag Sleman Dorong Generasi Religius lewat Sleman Religi dan Pembinaan Keluarga Sakinah

Kemenag Sleman News — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman terus memperkuat layanan keluarga sakinah melalui program unggulan Sleman Religi. Komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan Optimalisasi Layanan Keluarga Sakinah bagi KUA Piloting Revitalisasi tingkat Kabupaten Sleman di Joglo Cipta Wening Pulesari, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan diikuti 25 pasangan pengantin usia pernikahan 1–10 tahun, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah setempat. Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Nadhif didampingi Plt Kasi Bimas Islam beserta jajaran.
Dalam sambutannya, H. Nadhif menegaskan pentingnya peran keluarga dan masjid dalam membentuk karakter generasi muda. Ia mengajak masyarakat untuk kembali memakmurkan masjid, khususnya melibatkan generasi Gen-Z.
“Generasi muda harus dekat dengan masjid agar tumbuh karakter yang baik dan terhindar dari berbagai persoalan sosial,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tingginya angka perceraian dan kenakalan remaja yang menjadi perhatian bersama. Menurutnya, penguatan keluarga menjadi langkah penting untuk memutus mata rantai berbagai persoalan sosial yang bermula dari lingkungan keluarga.
“Keluarga adalah pondasi utama. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang baik untuk bangsa dan negara,” tambahnya.
Selain penguatan keluarga, peserta juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui program Caping sebagai upaya menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.

Kegiatan semakin menarik dengan materi pengelolaan keuangan keluarga dari Johan Satori. Ia mengingatkan pentingnya financial check up dan perencanaan keuangan keluarga sejak awal pernikahan.
“Keuangan yang sehat akan membantu keluarga lebih siap menghadapi kebutuhan masa depan,” jelasnya.
Sementara itu, Muhammad Fahrur Rifai memberikan pemahaman tentang instrumen dan risiko investasi agar keluarga muda lebih bijak dalam mengelola keuangan.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Sleman berharap program Sleman Religi mampu memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membangun generasi muda yang religius, peduli lingkungan, dan berkarakter. (isa)
