Selasa, Agustus 11, 2026
Berita KemenagHeadline

Wisuda SahabatQu 2026, Kemenag Sleman Dorong Santri Sukseskan Sleman Religi melalui Pesantren Mengabdi

Kemenag Sleman News — Semangat melahirkan generasi Qurani yang siap berkontribusi untuk negeri mewarnai Wisuda Kelulusan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) SahabatQu Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, Sabtu (30/5/2026).

Mengusung tema “Mencetak Generasi Qurani Berkontribusi untuk Negeri”, kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus Yayasan Rumah Tahfidz Indonesia, pimpinan pesantren, unsur Forkopimka Pakem, tokoh masyarakat, wali santri, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I.

Direktur Umum PPTQ SahabatQu, Ustadz Danin Billah, S.Hum., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas semakin besarnya kepercayaan masyarakat kepada SahabatQu. Menurutnya, hal tersebut menjadi motivasi bagi pesantren untuk terus mencetak generasi Qurani yang mampu memberi manfaat bagi bangsa dan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat yang terus meningkat adalah amanah bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan pesantren yang berkualitas dan melahirkan generasi Qurani yang siap berkontribusi untuk negeri,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Sleman, H. Nadhif, mengapresiasi penyelenggaraan wisuda sekaligus capaian para santri yang telah menyelesaikan proses pendidikan dengan baik. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

Jadikan wisuda ini sebagai titik awal untuk terus meningkatkan ilmu, menguatkan komitmen, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, pesannya.

Nadhif juga menyampaikan apresiasi kepada para wali santri, pengurus yayasan, dan para asatidz yang telah membangun sinergi kuat dalam mendampingi lahirnya generasi saleh dan salehah.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen pesantren untuk turut mendukung program Sleman Religi melalui gerakan Pesantren Mengabdi, sehingga ilmu dan nilai-nilai keislaman yang diperoleh para santri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Melalui Pesantren Mengabdi, kami berharap para santri mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat. Kesalehan yang dimiliki tidak berhenti di lingkungan pesantren, tetapi hadir sebagai solusi dan kemanfaatan bagi umat,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Kementerian Agama, pesantren, orang tua, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat layanan pendidikan dan keagamaan. Sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama RI, kolaborasi tersebut diharapkan terus melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Sleman yang religius dan berkemajuan. (isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas