Selasa, Juli 21, 2026
Berita Madrasah

Siswa MAN 4 Sleman Antusias Ikuti Seminar Edukasi Literasi Digital

Universitas AMIKOM Gelar Literasi Digital Bagi Siswa MAN 4 Sleman

Kemenag Sleman News — Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan psikologis di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Universitas Amikom Yogyakarta menggelar seminar edukatif Literasi Digital Bagi Siswa MAN 4 Sleman Selasa (26/5).  Seminar yang berlangsung di ruang aula madrasah tersebut mengusung tema “Panduan Kesehatan Mental di Era Digital”.

Para siswa Nampak antusias mengikuti acara dan beinterasiksi dengan pembicara yang secara interaktif memaparkan tantangan serta dampak penggunaan media sosial dan perangkat digital terhadap kondisi psikologis remaja.

Edukasi di Tengah Arus Digitalisasi

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk bijak dalam menyaring informasi, membatasi screen time, serta mengenali gejala awal stres atau kecemasan yang sering dipicu oleh dinamika dunia maya.

“Era digital membawa banyak kemudahan, namun tanpa, kendali diri yang baik, tekanan dari dunia maya bisa memengaruhi kesehatan mental.  Melalui seminar ini, kami ingin memberikan panduan praktis agar para siswa tetap produktif dan sehat secara mental,” ujar salah satu perwakilan tim pengabdi dari Universitas AMIKOM Yogyakarta.

Salah satu peserta Azril merasa senang dan bertambah wawasan dengan pengikuti acara ini bersama teman-teman siswa kelas 10 C.  Para siswa tampak tertib dan fokus menyimak materi yang ditampilkan melalui layar proyektor.  Didampingi oleh pemateri yang interaktif di depan kelas, sesi diskusi juga diwarnai dengan tanya jawab seputar cara mengatasi kecanduan gawai (gadget) dan cara membangun lingkungan pertemanan digital yang positif.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Safitri Ida Kusumastuti menyambut baik inisiatif dan kolaborasi yang diinisiasi oleh Universitas AMIKOM ini. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali para siswa dengan ketahanan mental (mental resilience) yang kuat, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dan sehat dalam memanfatkan teknologi digital sehari-hari. (eds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas