Selasa, Juli 21, 2026
Berita KemenagHeadline

Kemenag Sleman dan FMIPA UNY Bersinergi, Perkuat Kompetensi Guru MI Menuju Prestasi Olimpiade

Kemenag Sleman News — Upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah terus dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman melalui penguatan kompetensi guru. Bersama Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), Kankemenag Sleman menggelar Pelatihan Analisis Soal Olimpiade Matematika dan IPA bagi 86 guru MI se-Kabupaten Sleman di MI Darul Ulum Sinar Melati, Pakem, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan ini sekaligus ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Kankemenag Sleman dan FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai bentuk sinergi dalam pengembangan kompetensi guru bidang sains dan matematika. Hadir mewakili FMIPA UNY, Ciptono bersama tim dosen, didampingi Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Sleman, Tri Wahyuni, serta Ketua KKMI Sleman, Susetya.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Sleman, Tri Wahyuni menegaskan bahwa peningkatan kualitas madrasah harus diawali dengan peningkatan kualitas guru. Menurutnya, guru yang terus belajar dan berkembang akan mampu melahirkan peserta didik yang unggul dan berdaya saing.

“Penguatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi madrasah yang berprestasi,” tegasnya.

Dalam pembinaan, peserta memperoleh bekal strategi analisis soal olimpiade, teknik Analisis Kesalahan Newman, serta konsep Rumus 4+1 yang menekankan kolaborasi antara siswa, orang tua, guru, madrasah, dan pembinaan berkelanjutan. Madrasah juga didorong melakukan pemetaan potensi peserta didik sejak dini agar pembinaan prestasi berjalan lebih terarah.

Ketua KKMI Sleman, Susetya, mengapresiasi dukungan Kankemenag Sleman yang terus memfasilitasi peningkatan kapasitas guru madrasah. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus berinovasi dan meningkatkan prestasi peserta didik.

Pelatihan yang merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) DLK FMIPA UNY ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni 6 dan 17 Juni 2026. Peserta mendapatkan penguatan materi OSN IPA dan Matematika, pembelajaran klasifikasi hewan melalui media Bioserin, strategi penyelesaian soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), hingga pendalaman materi melalui kelas tematik yang dipandu dosen FMIPA UNY. Kegiatan juga dilengkapi penugasan dan post-test sebagai evaluasi peningkatan kompetensi peserta.

Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan, Kankemenag Sleman terus mendorong terwujudnya madrasah yang unggul, adaptif, dan berprestasi, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan madrasah untuk menjawab tantangan masa depan. (tri/isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas