Sapa Spontan di MIN 2 Sleman, Kakankemenag Perkuat Integritas, Kinerja, dan Budaya Anti Gratifikasi

Kemenag Sleman News – Usai melaksanakan Sapa Spontan di KUA Pakem pada pagi hari, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, kembali menyapa dan memberikan pembinaan kepada guru serta tenaga kependidikan MIN 2 Sleman pada siang harinya, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus penguatan budaya kerja, integritas, dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di lingkungan madrasah.
Dalam arahannya, Kakankemenag Sleman menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 2 Sleman atas dedikasi, kedisiplinan, serta komitmen yang terus ditunjukkan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa melalui dunia pendidikan.
“Saya bangga dan berterima kasih atas dedikasi serta kedisiplinan seluruh guru dan pegawai. Kinerja yang baik harus terus dipertahankan dan ditingkatkan demi menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas,” ujar Nadhif.
Ia menjelaskan, Sapa Spontan merupakan bagian dari pengawasan internal Kankemenag Sleman untuk melihat langsung kondisi satuan kerja, menyerap informasi di lapangan, sekaligus memberikan pembinaan kepada pegawai.
“Sapa Spontan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai sarana silaturahmi, melihat kondisi riil di lapangan, dan memastikan budaya integritas terus tumbuh di setiap satuan kerja,” jelasnya.
Dalam pembinaannya, Nadhif juga mensosialisasikan program MASSANTRI (Masyarakat Sadar Anti Gratifikasi) sebagai bagian dari penguatan Zona Integritas menuju WBK. Melalui program ini, wali murid akan diajak menandatangani pernyataan untuk tidak memberikan gratifikasi kepada guru maupun tenaga kependidikan sebagai upaya membangun budaya anti gratifikasi dan anti korupsi di lingkungan madrasah.
Selain itu, Kakankemenag menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan madrasah. Menurutnya, lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi wujud nyata implementasi nilai ekoteologi.
“Madrasah harus menjadi contoh kepedulian terhadap lingkungan. Kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar merupakan bagian dari pendidikan karakter,” ujar Nadhif.
Mewakili Kepala MIN 2 Sleman, Agus Gunawan mengucapkan terima kasih atas pembinaan Kakankemenag yang menjadi motivasi bagi warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan integritas.
Melalui Sapa Spontan, Kankemenag Sleman terus menguatkan budaya integritas, kinerja, dan pelayanan publik yang profesional sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama. (isa)
