Inovasi Kemenag Sleman Terus Berkembang, ASN Diajak Tingkatkan Kualitas Diri dengan Empat O

Sleman (Kemenag Sleman News) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menggelar apel pagi pada Senin (15/6/2026) di halaman kantor setempat. Bertindak sebagai pembina apel, Pengawas Pendidikan Agama Islam Dra. Hanik Rasyada, M.Ag. Apel diikuti seluruh ASN Kemenag Sleman yang terdiri dari unsur pimpinan, jabatan fungsional, dan pelaksana.
Dalam amanatnya, Hanik menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang terus berkembang di lingkungan Kemenag Sleman. Menurutnya, inovasi yang diinisiasi oleh Kepala Kantor semakin beragam dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan.
“Semakin hari, semakin beragam inovasi yang diinisiasi oleh Kepala Kantor,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Hanik juga menyoroti implementasi pendekatan pembelajaran Deep Learning yang saat ini sedang diterapkan. Menurutnya, konsep tersebut perlu diperkuat melalui penerapan empat aspek penting yang dikenal dengan istilah 4 O, yaitu olah hati, olah pikir, olah rasa, dan olah raga.
Ia menjelaskan, olah hati berkaitan dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan estetika dalam kehidupan sehari-hari. Melalui olah hati, seseorang diharapkan mampu membangun diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Membangun diri menjadi insan yang terbaik. Orang yang imannya kuat setiap hari pasti gembira dan menyenangkan. Orang yang berada di sekelilingnya pun merasa nyaman,” paparnya.
Selanjutnya, olah pikir berkaitan dengan penguatan literasi dan kemampuan berpikir kritis. Menurut Hanik, berbagai bacaan dan pengetahuan, termasuk ayat-ayat kauliyah, perlu dipelajari, ditelaah, dan diamalkan agar semakin memperkokoh wawasan serta pemahaman seseorang.
Aspek ketiga adalah olah rasa yang berhubungan erat dengan empati. Seseorang yang memiliki empati akan mampu memahami dan merasakan kondisi yang dialami orang lain sehingga dapat membangun hubungan sosial yang harmonis.
Sementara itu, olah raga menjadi aspek keempat yang tidak kalah penting. Hanik mengingatkan bahwa kegiatan olahraga telah dijadwalkan secara rutin setiap hari Jumat sebagai upaya menjaga kesehatan dan kebugaran ASN.
Selain menerapkan 4 O, Hanik juga mengingatkan seluruh ASN untuk menghindari perilaku yang disebutnya sebagai 4 Ng, yakni ngalamun, nganggur, ngeluh, dan nggibah atau nggosip.“Tidak boleh ngalamun, nganggur, ngeluh, dan nggibah atau nggosip,” tuturnya.
Melalui penerapan 4 O dan menghindari 4 Ng, Hanik berharap seluruh ASN Kemenag Sleman dapat terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (tnf)
