Jumat, Juli 17, 2026
Berita KemenagHeadline

Kasubbag TU Sangaji Ajak MTsN 3 Sleman Perkuat Zona Integritas Menuju Madrasah Mendunia

Kemenag Sleman News— Semangat membangun budaya kerja yang berintegritas mewarnai kegiatan Rapat Kerja MTsN 3 Sleman yang mengusung tema “Kolaborasi dan Inovasi Menuju Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia” di BBGTK DIY, Senin (22/6/2026).

Hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Kasubbag Tata Usaha H. Sangaji memberikan penguatan tentang pentingnya pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai fondasi utama kemajuan madrasah. Kegiatan ini diikuti Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, seluruh guru, dan pegawai MTsN 3 Sleman.Dalam paparannya, Sangaji menegaskan bahwa Zona Integritas bukan hanya program atau dokumen administratif, melainkan komitmen bersama yang harus melibatkan seluruh ASN. “Zona Integritas adalah tanggung jawab bersama. Keberhasilannya ditentukan oleh keselarasan antara hati, ucapan, dan tindakan setiap insan madrasah,” ujarnya.

Ia menyampaikan tiga kunci utama sukses membangun Zona Integritas. Pertama, memiliki komitmen bersama untuk berintegritas. Kedua, menjunjung tinggi akuntabilitas, baik dalam pelaksanaan tugas maupun pengelolaan anggaran negara yang harus terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketiga, menghadirkan pelayanan publik yang prima, cepat, mudah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.Menurut Sangaji, nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat transformasi layanan dan penguatan tata kelola yang menjadi bagian penting Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan berdampak bagi masyarakat.Sementara itu, Kepala MTsN 3 Sleman, Suwardi, mengajak seluruh guru, pegawai, dan peserta didik untuk terus menguatkan kesadaran disiplin dalam setiap aktivitas. Menurutnya, budaya disiplin menjadi modal penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berkualitas, dan mampu bersaing di tingkat global.Melalui rapat kerja ini, MTsN 3 Sleman meneguhkan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta budaya integritas sebagai langkah nyata mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.(Isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas