Kepala MAN 2 Sleman Paparkan SPMB 2026/2027 Berlangsung Transparan dalam Monev Komisi D DPRD DIY

MAN 2 Sleman – Kepala MAN 2 Sleman memaparkan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung secara transparan, objektif, dan akuntabel dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan oleh Komisi D DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta di ruang aula MAN 2 Sleman, Jumat (26/6/27). Panitia SPMB selalu berupaya menjaga integritas dan komitmennya dalam proses pelaksanaan SPMB tersebut.
Kegiatan diawali dengan pembukaan. Dilanjutkan sambutan Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., sekaligus pemaparan profil madrasah dan pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027. Dalam paparannya, Kepala Madrasah menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, serta mengedepankan prinsip keterbukaan kepada masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa proses SPMB mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, hingga pengumuman hasil dilakukan secara transparan, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon murid. Selain itu, panitia juga berkomitmen memberikan pelayanan informasi yang optimal kepada masyarakat selama proses penerimaan berlangsung.
“Proses seleksi dibagi menjadi tiga gelombang, yaitu JPTT, Gelombang 1, dan gelombang 2. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY menyampaikan bahwa kunjungan monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari kunjungan kerja dalam daerah yang bertujuan untuk menyerap aspirasi atau “belanja masalah” secara langsung dari satuan pendidikan. “Kami sangat bersyukur jika MAN 2 Sleman telah menjaga integritasnya dalam pelaksanaan SPMB. Terbuka dan transparan adalah modal awal dalam proses seleksi tersebut,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan suasana santai dan kondusif melalui sesi diskusi antara Komisi D DPRD DIY dan jajaran MAN 2 Sleman. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi. (SARIDH)

