Selasa, Juli 28, 2026
Berita KemenagHeadline

Kemenag Sleman Matangkan Persiapan TPN Zona Integritas 2026 Bersama Irjen

Kemenag Sleman News — Komitmen membangun birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik terus diperkuat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman melalui Kegiatan Penguatan dan Koordinasi Persiapan Penilaian Nasional Zona Integritas (ZI) Tahun 2026 yang digelar di Ruang Smartroom, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan diikuti Kepala Kantor, Kasubbag TU, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Ketua dan Sekretaris Tim ZI, Koordinator Area PMPZI, serta perwakilan anggota area PMPZI.

Kegiatan dibuka secara nasional oleh Wakil Menteri Agama K.H. Romo H.R. Muhammad Syafi’i yang menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, melainkan bagian dari ibadah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Ia mengapresiasi inisiatif Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI yang terus menguatkan semangat reformasi birokrasi di seluruh satuan kerja.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI ini. Mari kita terus menjaga semangat dan saling menguatkan untuk bekerja lebih berintegritas dan menjadi lebih baik setiap tahun. Kita ingin tolok ukur WBK, WBBM, dan integritas lahir dari Kementerian Agama, karena tugas yang kita emban adalah tugas yang mulia. Tetaplah bersemangat, karena setiap ikhtiar dan pengabdian yang kita lakukan akan menjadi catatan pahala di sisi Allah SWT, tegas Wamen Agama.

Menurutnya, semangat integritas, kepemimpinan yang kuat, kerja tim yang solid, konsistensi, serta kesungguhan menjalankan amanah menjadi fondasi utama dalam mewujudkan satuan kerja berpredikat WBK maupun WBBM.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Nadhif menegaskan bahwa Zona Integritas harus diwujudkan dalam budaya kerja sehari-hari melalui integritas, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Momentum ini menjadi penguat komitmen kita bersama. Saya mengajak seluruh keluarga besar Kankemenag Sleman untuk terus memantapkan Zona Integritas melalui sinergi, inovasi, dan pelayanan terbaik. Mari wujudkan satuan kerja yang berprestasi, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat,” tegas Nadhif.

Narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Siti Mudayaroh, memaparkan tahapan Penilaian Nasional Zona Integritas Tahun 2026. Ia menekankan pentingnya kualitas eviden, kesiapan wawancara, penguatan data pendukung, pengelolaan media informasi, serta inovasi pelayanan yang berdampak bagi masyarakat. Tahun ini, Inspektorat Jenderal menargetkan tingkat kelulusan Zona Integritas mencapai 70 persen.

Menurut Siti, keberhasilan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga konsistensi budaya kerja dan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap satuan kerja didorong terus berinovasi, memperkuat manajemen perubahan, dan meningkatkan pelayanan publik secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Sleman semakin memantapkan langkah menuju satuan kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas