Jumat, Juli 17, 2026
Berita KemenagHeadline

Jaga Amanah BOSDA, Kemenag Sleman Perkuat Integritas Pengelola Madrasah

Kemenag Sleman News — Integritas menjadi fondasi utama dalam pengelolaan keuangan madrasah. Berangkat dari semangat tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengelola BOSDA Madrasah sebagai upaya memperkuat kapasitas dan profesionalisme bendahara serta pengelola keuangan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) penerima BOSDA Tahun 2026 se-Kabupaten Sleman, Rabu (8/7/2026).

Membuka kegiatan, Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Tri Wahyuni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola BOSDA yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola keuangan madrasah. Menurutnya, BOSDA merupakan wujud nyata kepercayaan Pemerintah Kabupaten Sleman kepada madrasah yang harus dijaga melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“FGD ini menjadi ruang belajar bersama untuk menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman terhadap regulasi, sekaligus berbagi praktik baik dalam pengelolaan BOSDA. Harapan kami, setiap madrasah mampu mengelola anggaran secara tepat, tertib administrasi, dan penuh integritas sehingga kepercayaan masyarakat terus meningkat,” tutur Tri Wahyuni.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, mengajak seluruh pengelola keuangan madrasah menjadikan integritas sebagai budaya kerja. Ia mengingatkan bahwa hasil berbagai survei masih menunjukkan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS, salah satunya dipengaruhi validitas data peserta didik. Karena itu, pemahaman terhadap regulasi harus menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan maupun pelaporan anggaran.

“Mari viralkan prestasi dan citra positif madrasah, bukan persoalannya. Prestasi akan semakin bermakna jika dibangun di atas tata kelola yang bersih. Kelola dana BOS secara transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan. Ini juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama mendukung pembangunan Zona Integritas Kemenag Sleman menuju WBK dan WBBM,” tegas H. Nadhif.

FGD ini menjadi wujud implementasi nilai Asta Protas Kementerian Agama, khususnya pada penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan akuntabel. Melalui peningkatan kompetensi pengelola BOSDA, Kemenag Sleman optimistis tata kelola keuangan madrasah akan semakin berkualitas, memberikan manfaat optimal bagi peserta didik, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pendidikan madrasah.

Selaras dengan semangat Kemenag Sleman Menawan (Menjadi Number One), kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata menghadirkan tata kelola keuangan madrasah yang semakin bersih, tertib, dan profesional, sehingga madrasah tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi teladan dalam akuntabilitas dan pelayanan publik. (isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas