Kankemenag Sleman Buka Raker MTsN 8 Sleman, Tekankan Peningkatan Mutu dan Kepercayaan Masyarakat

Kankemenag Sleman News – (MTsN 8 Slm)– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) MTsN 8 Sleman yang diselenggarakan di Puri Indah Inn, Jalan Pramuka No. 55, Kaliurang, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan pegawai MTsN 8 Sleman sebagai langkah menyusun program kerja sekaligus mengevaluasi capaian yang telah dilaksanakan. Adapun tema yang diambil dalam raker ini adalah “Menguatkan Sinergi Mewujudkan Madrasah Berdampak, Berprestasi dan Berkarakter”.
Dalam sambutannya, H. Nadhif menegaskan bahwa rapat kerja tidak boleh dimaknai hanya sebagai agenda rutin atau formalitas tahunan. Menurutnya, raker harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh sehingga menghasilkan perbaikan yang berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan di madrasah.
“Raker bukan sekadar kegiatan seremonial atau agenda tahunan. Raker harus menjadi sarana evaluasi agar setiap program yang dijalankan ke depan semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan madrasah,” ujarnya.
H. Nadhif juga menyampaikan bahwa saat ini madrasah telah menjadi destinasi dan pilihan utama masyarakat. Tingginya minat calon peserta didik merupakan anugerah yang patut disyukuri sekaligus amanah yang harus dikelola dengan baik. Menurutnya, madrasah harus mampu membina setiap peserta didik menjadi generasi yang unggul dalam prestasi, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi madrasah saat ini bukan hanya meraih kepercayaan masyarakat, tetapi juga mempertahankannya. Kepercayaan tersebut harus dijaga melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan, pembelajaran yang menyenangkan, serta prestasi yang terus meningkat.
“Yang paling sulit adalah menjaga dan mempertahankan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh warga madrasah harus terus meningkatkan kualitas sehingga kepercayaan itu tetap terpelihara,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Nadhif mengingatkan bahwa madrasah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga memiliki amanah untuk menjaga dan menanamkan nilai-nilai religius kepada peserta didik. Penguatan pendidikan agama harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter sehingga lulusan madrasah memiliki kompetensi akademik sekaligus akhlak yang baik.
Menurutnya, masyarakat saat ini semakin rasional dalam memilih sekolah. Selain mempertimbangkan prestasi akademik, orang tua juga menginginkan lembaga pendidikan yang mampu memberikan pendidikan agama dan pembentukan karakter secara optimal. Oleh sebab itu, madrasah harus mampu menunjukkan keunggulan pada kedua aspek tersebut.
Menutup arahannya, H. Nadhif menyampaikan bahwa madrasah yang baik adalah madrasah yang memiliki animo masyarakat tinggi, mampu menciptakan proses belajar mengajar yang menyenangkan, serta menghasilkan lulusan yang diterima di berbagai jenjang pendidikan sesuai cita-citanya. Ia berharap seluruh hasil rapat kerja dapat diwujudkan menjadi program nyata yang semakin meningkatkan mutu dan daya saing MTsN 8 Sleman. (adp/dpj)
