MTsN 8 Sleman Adakan Workshop :Tingkatkan Kompetensi Pendidik melalui Pembinaan STEAM dan KBC

Kankemenag Sleman News – (MTsN 8 Slm) Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Tahun Ajaran 2026/2027, MTsN 8 Sleman menggelar kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Pendidik pada Rabu (8/7/2026) di Puri Indah Inn, Kaliurang, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru MTsN 8 Sleman sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era yang terus berkembang.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Marike Nawang Palupi, yang menyampaikan materi bertajuk Regulasi Pemerintah tentang Implementasi STEAM dan KBC dalam Pembelajaran. Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai arah kebijakan pemerintah sekaligus strategi penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) serta Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam proses pembelajaran di madrasah.
Dalam pemaparannya, Dr. Marike Nawang Palupi menjelaskan materi secara komunikatif, interaktif, dan disertai berbagai contoh penerapan di kelas. Penyampaian yang menarik membuat para peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman sehingga suasana pembinaan berlangsung dinamis dan memberikan wawasan baru bagi seluruh guru.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., memberikan apresiasi kepada seluruh guru yang hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Menurutnya, pembinaan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme pendidik sekaligus menyamakan persepsi dalam mengimplementasikan kebijakan pembelajaran pada tahun ajaran baru.
βKami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Besar harapan kami agar materi yang disampaikan oleh narasumber dapat menjadi acuan dalam menyusun perangkat pembelajaran dan mengimplementasikan proses belajar mengajar pada Tahun Ajaran 2026/2027. Dengan persiapan yang matang, kami optimistis kualitas layanan pendidikan di MTsN 8 Sleman akan semakin meningkat,β ujar Agus Sholeh.
Melalui kegiatan pembinaan ini, MTsN 8 Sleman menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru. Implementasi STEAM dan Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, berpusat pada peserta didik, serta membentuk karakter yang unggul sesuai dengan nilai-nilai madrasah. (adp/dpj)
