MTsN 9 Sleman Cetak Peneliti Muda, Eksperimen Sederhana Jadi Materi Unggulan MATAMUDA
Kankemenag Sleman News (MTsN 9 Slm)- Suasana penuh semangat dan rasa ingin tahu mewarnai kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MTsN 9 Sleman pada Selasa (14/7/2026). Dalam sesi pengenalan budaya riset murid baru tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga diajak mempraktikkan riset sederhana yang menarik dan mudah dipahami. Kegiatan dipandu oleh pembimbing riset MTsN 9 Sleman, Irkas Aliyah.
Dalam kesempatan tersebut, Irkas Aliyah mengajak peserta mengenal penelitian melalui eksperimen sederhana. Sebanyak enam murid dipilih sebagai perwakilan untuk melakukan praktik di depan teman-temannya. Pada percobaan tersebut, para murid diberikan beberapa bahan, seperti deterjen, sabun cair, jeruk nipis, dan beberapa larutan lainnya. Dengan bimbingan Irkas, mereka mencampurkan bahan-bahan tersebut hingga menghasilkan larutan yang tampak bening. Seluruh peserta memperhatikan setiap tahapan dengan penuh antusias.
Eksperimen semakin menarik ketika Irkas menambahkan cairan ekstrak bunga telang ke dalam campuran tersebut. Dalam hitungan detik, larutan yang semula bening berubah menjadi beragam warna, yakni hijau, ungu, dan biru. Perubahan warna tersebut sontak mengundang decak kagum dan tepuk tangan dari para murid baru yang menyaksikan. Irkas menjelaskan bahwa perubahan warna yang terjadi merupakan salah satu contoh reaksi yang dapat diamati dalam sebuah penelitian sederhana.
Melalui kegiatan ini, murid baru diajak untuk belajar mengamati, mencatat hasil, serta menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap fenomena yang terjadi di sekitar mereka. “Riset tidak selalu dilakukan di laboratorium dengan alat yang rumit. Dari bahan-bahan sederhana yang ada di sekitar kita pun, kita bisa belajar berpikir ilmiah dengan mengamati, bertanya, mencoba, dan menarik kesimpulan,” jelas Irkas kepada peserta.
Para murid tampak aktif mengikuti jalannya percobaan. Beberapa di antaranya mengajukan pertanyaan mengenai penyebab perubahan warna dan fungsi masing-masing bahan yang digunakan. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme murid baru dalam mengenal dunia riset sejak awal mereka menjadi bagian dari MTsN 9 Sleman. Kegiatan praktik riset sederhana ini menjadi salah satu sesi yang paling menarik dalam rangkaian MATAMUDA.
Melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif, MTsN 9 Sleman berharap dapat menanamkan budaya riset serta membangun karakter murid yang kritis, kreatif, dan gemar melakukan eksplorasi ilmiah sejak dini. Sebagai madrasah yang mengembangkan program riset, MTsN 9 Sleman terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang inovatif sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan konsep ilmiah melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. (im/dpj)
