MTsN 9 Sleman Kenalkan Dunia Riset di Panggung MATAMUDA
Kemenag Sleman News (MTsN 9 Slm)- Sebagai madrasah yang mengusung tagline Madrasah Boarding, Tahfidz, dan Riset, MTsN 9 Sleman menanamkan budaya ilmiah kepada murid sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di madrasah. Hal tersebut diwujudkan melalui penyampaian materi pengenalan riset kepada seluruh murid baru dalam rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda MATAMUDA yang berlangsung pada 13β17 Juli 2026.
Materi riset disampaikan oleh Irkas Aliyah, pembimbing riset MTsN 9 Sleman. Dalam paparannya, Irkas mengenalkan konsep dasar penelitian kepada para peserta dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Ia menjelaskan bahwa riset merupakan proses mencari jawaban atas berbagai persoalan melalui pengamatan, pengumpulan data, analisis, hingga penarikan kesimpulan secara sistematis.
Selain mengenalkan pengertian riset, Irkas juga memberikan gambaran mengenai budaya penelitian yang telah berkembang di MTsN 9 Sleman. Ia memotivasi murid baru agar tidak takut mencoba, berani bertanya, serta membiasakan diri berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di lingkungan sekitar. “Menjadi peneliti tidak harus menunggu dewasa. Kalian bisa memulainya dari hal-hal sederhana yang ditemui setiap hari. Rasa ingin tahu adalah modal utama seorang peneliti,” ungkap Irkas di hadapan para peserta.
Suasana penyampaian materi berlangsung interaktif. Para murid tampak antusias mengikuti penjelasan dan aktif menjawab maupun mengajukan pertanyaan seputar kegiatan riset yang nantinya dapat mereka ikuti selama belajar di MTsN 9 Sleman. Melalui sesi ini, murid-murid juga dikenalkan dengan berbagai peluang untuk mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah melalui program riset madrasah.
Pengenalan materi riset sejak awal masa orientasi diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada kemampuan menemukan solusi melalui penelitian. Dengan demikian, budaya riset dapat menjadi karakter yang melekat pada setiap peserta didik sejak memasuki bangku MTsN 9 Sleman. Melalui kegiatan ini, MTsN 9 Sleman kembali menegaskan komitmennya sebagai madrasah riset yang terus mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal kemampuan berpikir ilmiah. (im/dpj)
