Senin, Agustus 10, 2026
Berita Madrasah

Waka Kurikulum MTsN 9 Sleman Gaungkan Nilai Madrasah dan KBC di MATAMUDA

Kankemenag Sleman News (MTsN 9 Slm)- Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum MTsN 9 Sleman, Umu Hani’, memberikan pembekalan kepada murid baru mengenai nilai-nilai madrasah sekaligus memperkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA), Selasa (14/7/2026). Materi ini bertujuan membangun pemahaman peserta didik tentang budaya belajar di madrasah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia.

Dalam pemaparannya, Umu Hani’ menjelaskan bahwa MTsN 9 Sleman senantiasa menanamkan nilai-nilai madrasah sebagai landasan dalam setiap aktivitas pembelajaran dan kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui pembiasaan sikap religius, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, serta semangat untuk terus belajar dan berprestasi.

Selain mengenalkan budaya madrasah, Umu Hani’ juga memperkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menjadi salah satu pendekatan pembelajaran di lingkungan madrasah. Ia menjelaskan bahwa KBC menempatkan cinta sebagai fondasi dalam proses pendidikan, yaitu cinta kepada Allah Swt., Rasulullah saw., sesama manusia, lingkungan, bangsa dan negara, serta cinta terhadap ilmu pengetahuan. Menurutnya, pembelajaran yang dilandasi rasa cinta akan melahirkan suasana belajar yang lebih nyaman, menyenangkan, dan bermakna.

Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing yang mendampingi murid-murid dengan kasih sayang, sementara para murid didorong untuk belajar dengan penuh semangat, saling menghargai, dan bertanggung jawab. “Kurikulum Berbasis Cinta mengajarkan bahwa keberhasilan belajar tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari bagaimana kalian tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, menghormati guru dan orang tua, mencintai teman, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki semangat untuk terus menuntut ilmu,” jelas Umu Hani’.

Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab sehingga murid baru dapat memahami konsep KBC dengan lebih mudah. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi tersebut dan memberikan respons positif terhadap berbagai contoh penerapan nilai-nilai madrasah dalam kehidupan sehari-hari. Suasana penyampaian materi yang komunikatif membuat para murid semakin termotivasi untuk menerapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam aktivitas belajar maupun pergaulan di lingkungan madrasah.

Melalui kegiatan ini, MTsN 9 Sleman berharap murid baru tidak hanya mengenal sistem pembelajaran yang diterapkan di madrasah, tetapi juga mampu menghayati nilai-nilai yang menjadi karakter khas madrasah. Dengan memahami dan menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta sejak awal, murid-murid diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai dengan semangat pendidikan di MTsN 9 Sleman. (im/dpj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas