Belajar dari Lingkungan, Murid Kelas XI MAN 2 Sleman Tuangkan Keindahan Madrasah dalam Karya Seni Rupa
Kankemenag Sleman News (MAN 2 Slm)– Pembelajaran yang bermakna tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Hal tersebut dibuktikan dalam kegiatan mata pelajaran Seni Rupa yang diikuti murid kelas XI C MAN 2 Sleman pada jam pelajaran ke-10 dan ke-11, Kamis (23/7/2026). Di bawah bimbingan Khoirul Amri, S.Pd., para murid diajak belajar langsung di lingkungan madrasah dengan mengamati sekaligus menggambar berbagai objek yang ada di sekitar mereka.
Suasana halaman madrasah siang itu tampak berbeda. Murid terlihat menyebar ke berbagai lokasi sambil membawa buku gambar, pensil, dan perlengkapan menggambar lainnya. Ada yang memilih mengabadikan keindahan taman, pepohonan yang rindang, bangunan madrasah, hingga sudut-sudut lain yang memiliki nilai estetika. Dengan penuh konsentrasi, mereka mengamati setiap detail objek sebelum menuangkannya ke dalam bentuk sketsa. Menurut Khoirul Amri, S.Pd., kegiatan menggambar objek secara langsung merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan artistik sekaligus kemampuan observasi murid. “Ketika murid berhadapan langsung dengan objek yang akan digambar, mereka belajar mengamati bentuk, proporsi, perspektif, tekstur, hingga pencahayaan secara lebih teliti. Pengalaman tersebut sulit diperoleh apabila hanya mengandalkan gambar referensi. Selain meningkatkan kemampuan menggambar, kegiatan ini juga melatih kepekaan siswa dalam melihat keindahan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, semangat belajar para murid begitu terasa. Mereka tampak menikmati proses menggambar sambil sesekali berdiskusi dengan teman maupun meminta masukan dari guru. Suasana belajar yang santai, tetapi tetap produktif membuat peserta didik lebih leluasa mengeksplorasi ide dan kreativitas dalam menghasilkan karya terbaik. Salah seorang murid kelas XI C, Rohmania, mengaku memperoleh pengalaman belajar yang berbeda melalui kegiatan tersebut.”Belajar di luar kelas membuat suasananya lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Kami bisa mengamati objek secara langsung sehingga lebih mudah memahami bentuk, bayangan, dan detailnya. Selain belajar menggambar, kami juga menjadi lebih memperhatikan dan menghargai keindahan lingkungan madrasah,” tuturnya.

Pembelajaran berbasis lingkungan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran kontekstual yang diterapkan di MAN 2 Sleman. Lingkungan madrasah dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang mampu menghubungkan teori dengan pengalaman nyata sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Melalui kegiatan seperti ini, MAN 2 Sleman terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. Tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, pembelajaran juga diarahkan untuk menumbuhkan kreativitas, daya apresiasi terhadap seni, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dengan pengalaman belajar yang menyenangkan dan inspiratif, diharapkan murid semakin percaya diri dalam mengekspresikan gagasan melalui karya seni serta mampu menjadikan lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi untuk terus berkarya dan berprestasi. (aq/dpj)
