Memperingati Hari Anak Nasional, MTsN 4 Sleman Hidupkan Dolanan Tradisional
Kankemenag Sleman News (MTs N 4 Slm) β Seluruh warga MTs Negeri 4 Sleman memperingati Hari Anak Nasional dengan menggelar upacara dan kegiatan dolanan tradisional di lapangan upacara serta lapangan voli madrasah pada Kamis (23/7/2026). Peringatan tersebut bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap hak-hak anak sekaligus mengajak murid menikmati permainan tradisional tanpa gawai. Amanat dalam upacara disampaikan oleh Ibu Rifki selaku pembina upacara.
βTema utama Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, dihormati, dan didengar pendapatnya. Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya,β ucap Ibu Rifki saat membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Lebih lanjut, Rifki menyampaikan bahwa melindungi anak merupakan tanggung jawab seluruh pihak. Anak harus terbebas dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, dan perundungan, baik di dunia nyata maupun ruang digital, imbuhnya. Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh warga madrasah untuk terus menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Setelah prosesi upacara selesai berlangsung, madrasah juga memberikan penghargaan bagi murid berprestasi yang berhasil menjadi penulis buku cerpen di Nyalanesia, yaitu Aiyra dari kelas LBSC dan Rena dari kelas 9C.

Setelah upacara selesai, seluruh murid melaksanakan salat Duha berjamaah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan non-gadget yang diikuti seluruh murid di lapangan voli. Suasana berlangsung meriah karena para murid tampak antusias menikmati permainan tradisional bersama teman-temannya.

Usai bermain, murid beristirahat dan menikmati makanan bergizi sehat sebelum kembali mengikuti pembelajaran seperti biasa. Rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional di MTs Negeri 4 Sleman berlangsung tertib dan penuh semangat sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak. βSemoga semangat Hari Anak Nasional terus menginspirasi seluruh warga madrasah untuk menghargai, melindungi, dan mendukung setiap anak meraih masa depan yang lebih baik,β pungkas Rifki. (fdb/dpj)
