Kenalkan Lingkungan Madrasah : Tim ULD MAN 2 Sleman Berikan Orientasi Mobilitas bagi Murid Disabilitas

Kankemenag Sleman News (MAN 2 Slm) – Unit Layanan Disabilitas (ULD) MAN 2 Sleman mengawali pendampingan pada tahun ajaran baru dengan menyelenggarakan orientasi mobilitas bagi murid disabilitas pada hari Kamis (23/7/2026) di lingkungan madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan pada pertemuan perdana sebagai upaya membantu murid memahami kembali tata letak ruang dan lingkungan madrasah, sehingga mereka dapat beraktivitas secara lebih mandiri dan percaya diri.
Orientasi mobilitas merupakan salah satu layanan penting yang diberikan ULD kepada murid disabilitas, khususnya bagi murid dengan hambatan penglihatan. Meskipun pengenalan lingkungan madrasah telah diberikan pada saat Masa Ta’aruf Murid Baru Madrasah (MATAMUDA), kegiatan ini kembali dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman murid terhadap lingkungan belajar yang baru setelah mulai menjalani aktivitas di madrasah.
Dalam kegiatan tersebut, Tim ULD mendampingi murid menyusuri berbagai area penting di lingkungan MAN 2 Sleman, seperti ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, laboratorium, Unit Layanan Disabilitas, masjid, UKS, kantor tata usaha, kantin, hingga jalur menuju ruang-ruang pelayanan lainnya. Murid juga diajak mengenali titik-titik penting sebagai penanda orientasi seperti guiding block dan handrail agar lebih mudah menentukan arah ketika beraktivitas secara mandiri.
Koordinator Unit Layanan Disabilitas MAN 2 Sleman, Sari Dwi Hartiwi, S.S., menjelaskan bahwa orientasi mobilitas tidak hanya bertujuan memperkenalkan lokasi ruangan, tetapi juga melatih kemampuan murid dalam mengenali arah, memperkirakan jarak, dan memahami lingkungan sekitar sebagai bekal untuk meningkatkan kemandirian.
Selama kegiatan berlangsung, tim memberikan pendampingan secara bersamaan. Murid diberi kesempatan untuk mengingat kembali rute-rute yang telah dipelajari, mempraktikkan perjalanan menuju beberapa lokasi secara mandiri, serta bertanya apabila masih mengalami kesulitan dalam mengenali lingkungan madrasah.
Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyampaikan selain menjadi sarana penguatan orientasi lingkungan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang membangun komunikasi yang lebih dekat antara murid disabilitas dengan Guru Pendamping Khusus (GPK) dan Tim ULD. Suasana yang hangat dan interaktif membuat murid lebih percaya diri untuk menyampaikan pengalaman maupun kendala yang mereka hadapi selama masa adaptasi.(sar/dpj)


