Selasa, Agustus 11, 2026
Berita KemenagHeadline

Kolaborasi Lintas Seksi Perkuat Pesantren Ramah Anak melalui Pengawas Goes to Pesantren

Kemenag Sleman News — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman memperkuat layanan keagamaan melalui inovasi Pengawas Goes to Pesantren. Program berbasis kolaborasi lintas seksi dan kelompok kerja pengawas ini dibahas dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Kepala Kantor Kemenag Sleman di Ruang Kepala Kantor, Rabu (5/8/2026).

Rakor diikuti Kasubbag Tata Usaha, Kasi Pendidikan Madrasah, Kasi Pendidikan Agama Islam, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Pokjawas Madrasah, Pokjawas PAI, serta Analis SDM.

Melalui program ini, pengawas madrasah dan pengawas PAI mendapat penugasan untuk memperluas pembinaan dan pendampingan di lingkungan pesantren. Kehadiran mereka diharapkan semakin mendekatkan layanan Kementerian Agama sekaligus memperkuat tata kelola dan mutu pendidikan pesantren.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh peran pengawas, tetapi juga oleh sinergi seluruh unsur di lingkungan Kemenag Sleman.

“Pengawas Goes to Pesantren merupakan komitmen bersama Kemenag Sleman untuk menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, responsif, dan berdampak. Dengan kolaborasi lintas seksi, kami ingin setiap pesantren memperoleh pendampingan yang cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan,” tegas Nadhif.

Kolaborasi lintas unit ini sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama RI untuk menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak. Sinergi antarunit menjadi kunci agar program terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Pendidikan Madrasah, Tri Wahyuni, mengatakan bahwa sinergi antarunit menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pembinaan yang lebih menyeluruh bagi pesantren.

“Kolaborasi ini memastikan pembinaan tidak berjalan sendiri-sendiri. Semua unsur saling menguatkan agar pesantren memperoleh pendampingan yang berkelanjutan dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta ramah anak,” ujarnya.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), H. Achmad Fauzi, menilai program Pengawas Goes to Pesantren menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan ekosistem pesantren yang lebih aman dan ramah anak.

“Kehadiran pengawas merupakan bentuk pendampingan kepada pesantren. Harapannya, pembinaan semakin optimal, potensi risiko dapat dicegah sejak dini, dan budaya saling menghargai terus tumbuh di lingkungan pesantren,” tutur Achmad Fauzi.

Rapat koordinasi menghasilkan kesepahaman mekanisme dan pembagian peran sebagai langkah awal penguatan layanan kepada pesantren.

Melalui Pengawas Goes to Pesantren, Kankemenag Sleman berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin dekat, kolaboratif, dan berdampak guna mewujudkan pesantren yang aman, ramah anak, dan berkualitas.(isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas