Jumat, Agustus 28, 2026
Berita Kemenag

Pejabat Kankemenag Sleman Ikuti Pelantikan di Kanwil Kemenag DIY

Kankemenag Sleman News (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY), Ahmad Bahiej, menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja, integritas, dan pelayanan publik yang baik. Hal tersebut disampaikan dalam acara pelantikan pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag DIY yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag DIY, Kamis (13/8/2026) siang.

Dalam arahannya, Ahmad Bahiej menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan melalui suatu jabatan harus dibalas dengan tanggung jawab dan kinerja terbaik. Menurutnya, promosi, mutasi, dan rotasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika birokrasi pemerintahan.

Pelantikan Pejabat, Kakanwil Kemenag DIY Tekankan Amanah dan Integritas

“Amanah adalah kepercayaan. Kepercayaan harus dibayar dengan kinerja yang baik dan integritas yang baik. Setiap proses promosi, mutasi, maupun rotasi merupakan proses yang niscaya terjadi dalam pemerintahan. Yang menjadi tolok ukur adalah bagaimana kita menunjukkan kinerja sebagai bentuk amanah dalam memberikan pelayanan publik,” ujar Ahmad Bahiej.

Ia menambahkan, pergantian jabatan merupakan bagian dari proses regenerasi dalam birokrasi. Setiap pejabat, menurutnya, memiliki masa pengabdian yang pada akhirnya akan dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

“Setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Kita terus berganti dari tahun ke tahun. Karena itu, yang dapat kita berikan kepada generasi berikutnya adalah warisan terbaik berupa kinerja, integritas, pelayanan, dan catatan pengabdian yang baik,” tuturnya.

Ahmad Bahiej mengajak para pejabat yang dilantik untuk menjadikan masa pengabdian sebagai kesempatan meninggalkan jejak positif bagi organisasi. Menurutnya, kualitas kepemimpinan dan pengabdian seseorang tidak hanya dinilai dalam jangka pendek, tetapi juga dapat dirasakan oleh generasi yang akan datang.

“Kita mungkin tidak bisa mengukur hasilnya dalam satu, dua, atau tiga tahun. Namun, kita bisa melihat dampaknya dalam 10 atau bahkan 20 tahun ke depan. Ketika kita sudah pensiun dari Kementerian Agama, yang tertinggal adalah jejak dan warisan pengabdian kita,” katanya.

Ia mengibaratkan warisan pengabdian tersebut seperti ungkapan, “gajah meninggalkan gading, harimau meninggalkan belang.” Bagi seorang aparatur sipil negara, warisan yang ditinggalkan adalah kinerja yang baik, kepercayaan yang terjaga, pelayanan yang berkualitas, serta integritas dalam menjalankan tugas.

“Jadikanlah amanah sebagai kepercayaan dengan membayarnya melalui integritas, kinerja yang baik, dan pelayanan yang baik. Semoga Allah SWT memberikan pertolongan kepada kita untuk tetap memegang amanah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Bahiej juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat atas kinerja dan pengabdian sebelumnya. Kepada pejabat yang mendapatkan amanah baru, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan agar jabatan tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. SANGAJI, S.H.I. — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

2. H. ACHMAD FAUZI, S.Ag., M.S.I. — Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

3. SUPRIYANTO, S.Ag., M.S.I. — Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul.

4. ZUHDAN ARIS, S.Ag., MA — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul.

5. HARSONO, S.Ag., M.S.I. — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul.

6. IWAN SUSILO, S.H. — Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo.

7. AYU DEWI RATNASARI, S.E. — Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

8. NILA AGUSTINA, S.E., M.Ak. — Analis Pengelola Keuangan APBN Ahli Pertama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

9. ANINDYA FEBRYANING KURNIAWATI, S.E. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

10. AZIZ SURYONUGROHO, S.E. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

11. HENI WIJAYANTI, S.E. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

12. KURNIA WULANDARI, S.Si. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

13. MUHAMMAD NURCAHYA, S.Sos. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

14. NOVITTA RACHMAWATI SOLIKAH, A.Md. — Pranata Keuangan APBN Terampil, Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

15. NUR ISNANDAR, S.E. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo.

16. SRI SURATI, A.Md. — Pranata Keuangan APBN Terampil, Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul, Kabupaten Bantul.

17. WAWAN SIDIQ NURWAKIT, SE. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

Adapun pegawai yang naik ke jenjang madya antara lain:

1. Hj. TITIK NUR FARIKHAH S.E., M.M — Pranata Humas Ahli Madya pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta

2. MERPATI GIRAS SUHERJANJI, S.S.T.Ars., M.M. — Arsiparis Ahli Madya pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta

3. EDI PURWANTO, S.H., M.M. — Arsiparis Ahli Madya pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul

4. LAILY MUTIAH, S.H., M.M. — Arsiparis Ahli Madya pada Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta

 

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi dan penyegaran birokrasi di lingkungan Kementerian Agama DIY. Para pejabat yang menerima amanah diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (don/bap/dpj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas