Kemenag Sleman Serahkan SK Pensiun 2026 dan Perkuat Literasi Ketaspenan ASN

Kemenag Sleman News (Humas)— Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman didampingi Kepala Subbag Tata Usaha menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun Tahun 2026 sekaligus menggelar Sosialisasi Ketaspenan bersama PT TASPEN (Persero) Yogyakarta, Kamis (29/1), di Aula Lantai III Kantor Kemenag Kabupaten Sleman.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan SK pensiun dan sosialisasi ketaspenan merupakan bagian dari komitmen Kemenag Sleman dalam memberikan pendampingan menyeluruh kepada ASN, tidak hanya selama aktif bertugas, tetapi juga dalam mempersiapkan masa purna tugas.
Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Kemenag Sleman dengan PT TASPEN (Persero) dan Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dalam memberikan layanan informasi dan pendampingan kepada ASN.
“Terima kasih kepada PT TASPEN dan Bank Mandiri Taspen yang telah berkolaborasi dengan Kemenag Sleman dalam memberikan sosialisasi dan pendampingan bagi ASN yang akan memasuki masa purna tugas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nadhif menjelaskan bahwa masa pensiun merupakan bagian dari siklus pengabdian ASN yang telah diatur secara jelas dalam regulasi. Setiap ASN, menurutnya, akan melalui fase yang sama sejak awal pengangkatan hingga berakhirnya masa kerja sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Dalam perjalanan karier ASN, kita semua akan melalui fase yang sama. Walaupun secara fisik dan kemampuan masih merasa sanggup, masa kerja tidak dapat diperpanjang karena telah diatur oleh regulasi, baik pada usia 58, 60 tahun, maupun ketentuan lainnya,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Nadhif juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ASN yang akan memasuki masa purna tugas atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di lingkungan Kemenag Sleman.

“Atas nama pimpinan dan keluarga besar Kemenag Sleman, kami mengucapkan selamat memasuki masa purna tugas. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Bapak dan Ibu. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan masa purna tugas dijalani dengan tenang serta penuh keberkahan,” tuturnya.
Sementara itu, Sulman Haditama, Branch Manager PT TASPEN (Persero) Yogyakarta, dalam sesi sosialisasi menyampaikan bahwa TASPEN hadir sebagai lembaga yang secara khusus memberikan jaminan dan pelayanan kepada ASN hingga masa pensiun.
Ia menjelaskan bahwa pendampingan TASPEN bahkan dapat dimulai sejak tiga tahun sebelum ASN memasuki masa purna tugas, sehingga seluruh proses administrasi dan hak pensiun dapat dipahami dengan baik oleh calon pensiunan.
“Gaji pensiun dijamin tepat waktu, dan tidak ada istilah rekening pasif bagi pensiunan. Namun, terdapat kewajiban yang harus dipenuhi, salah satunya melakukan otentikasi atau absensi satu kali setiap bulan melalui aplikasi TASPEN, terutama di awal bulan,” jelasnya.
Sulman menambahkan, tiga bulan pertama masa pensiun menjadi fase penting bagi pensiunan untuk memahami mekanisme layanan, tata tertib administrasi, serta hak dan kewajiban sebagai penerima manfaat TASPEN.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Sleman terus menegaskan perannya sebagai instansi yang informatif dan responsif dalam memberikan layanan kepegawaian. Tidak hanya bersifat administratif, pendampingan yang diberikan juga mengedepankan pendekatan humanis dan berkelanjutan, guna memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi ASN dalam menghadapi masa purna tugas secara bermartabat.
