Selasa, Juli 28, 2026
Berita KUA

APRI Teguhkan Peran Penghulu untuk KUA Berdampak

Kemenag Sleman News— Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Waroeng Omah Sawah, Kasihan, Bantul. Kegiatan ini mengusung tagline “Meneguhkan Kontribusi Penghulu, Menyukseskan Ekoteologi dan Ketahanan Keluarga” sebagai refleksi kinerja tahun 2025 sekaligus perumusan agenda strategis tahun 2026.

Rakerwil ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan eksistensi penghulu dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai ekoteologi dalam setiap lini layanan. Penghulu tidak hanya diposisikan sebagai pejabat pencatat nikah, tetapi juga sebagai agen penguatan ketahanan keluarga dan pelayan publik yang berdampak langsung melalui KUA.

Salah satu pengurus APRI Kabupaten Sleman, Endang Syaifudin, yang juga Penghulu KUA Ngaglik, menyampaikan bahwa salah satu poin penting yang dibahas dalam Rakerwil adalah peningkatan kualifikasi penghulu. Menurutnya, penghulu dituntut untuk semakin “melek” regulasi dalam melaksanakan tugas. Tidak hanya aspek administratif, tetapi juga dimensi sosiologis masyarakat harus benar-benar dipahami agar pelayanan KUA semakin responsif, profesional, dan berdampak nyata.

“Penghulu harus memahami regulasi secara utuh, sekaligus peka terhadap kondisi sosial masyarakat. Ini penting agar KUA hadir sebagai institusi yang memberi solusi dan penguatan bagi keluarga,” ujarnya.

Melalui Rakerwil ini, APRI meneguhkan langkah untuk mendorong penghulu dan KUA semakin adaptif, profesional, dan berdampak bagi masyarakat, sejalan dengan tantangan pelayanan publik di era yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas