Rabu, Juni 3, 2026
Berita KemenagHeadline

Sinergi Berdampak, Pemkab dan Kemenag Sleman Hadirkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.545 Marbot

Kemenag Sleman News–Sinergi Kementerian Agama Kabupaten Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman diwujudkan melalui Launching Pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid se-Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya. Program ini menjadi langkah nyata menghadirkan perlindungan dan kesejahteraan bagi 1.545 marbot dari 17 kapanewon yang resmi terdaftar sebagai peserta, Senin (16/2/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Nadhif beserta jajaran Seksi Bimas Islam, Sekda Sleman, Ketua BAZNAS Sleman, perwakilan BSI Maslahah, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sleman, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sleman, serta para marbot masjid.

Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Sleman, Sony Eka Santana, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemerintah Daerah, BAZNAS Sleman, BSI Maslahah, DMI, dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kolaborasi antar lembaga menjadi kunci suksesnya program ini, sehingga perlindungan dapat dirasakan langsung oleh para marbot,” ujarnya saat wawancara.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Wiyato Widodo, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembiayaan kepesertaan ditanggung oleh BAZNAS Sleman dan BSI Maslahah. Masa perlindungan berlaku selama satu tahun, terhitung mulai 1 Maret 2026 hingga 28 Februari 2027.

Program ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat layanan keagamaan yang inklusif dan berdampak, selaras dengan Asta Cita Presiden dan Asta Protas Kementerian Agama dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan penguatan layanan keagamaan.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada marbot sebagai penjaga rumah ibadah.

“Ini adalah wujud kehadiran negara untuk memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan para marbot yang telah mengabdikan diri melayani umat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Nadhif menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terbangun.

“Sinergi ini menjadi langkah nyata menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan berdampak. Kemenag Sleman siap terus memperkuat kolaborasi untuk pelayanan umat yang lebih baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42.000.000 kepada Ibu Supinah, ahli waris almarhum Sugiyanto, marbot Mushola Al Ikhlas Kwarasan, Nogotirto, Gamping, Sleman.

Program ini menegaskan komitmen bersama Kemenag Sleman dan Pemkab Sleman dalam menghadirkan pelayanan keumatan yang responsif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan dan pelayanan umat. (isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas