Senin, Agustus 10, 2026
Berita KUA

Pesantren Ramadan SLB Dian Amanah, KUA Ngaglik Bekali Siswa ABK Pelatihan Adzan

Kemenag Sleman News (KUA Ngaglik)— Semangat Ramadan juga dirasakan para siswa berkebutuhan khusus di SLB Autisme Dian Amanah. Melalui kegiatan Pesantren Ramadan yang digelar pada Selasa (10/3/2026) di lingkungan sekolah, para siswa mendapatkan pembinaan keagamaan sekaligus pelatihan praktik adzan dan iqamah dari penyuluh agama Islam KUA Ngaglik.

Kegiatan yang berlangsung pada jam sekolah ini mendapat sambutan hangat dari Kepala KUA Ngaglik, H. Handoyo, S.Ag. Ia menyambut baik terselenggaranya Pesantren Ramadan tersebut karena semakin mempererat sinergi yang telah terjalin antara KUA Ngaglik dan SLB Dian Amanah. Menurutnya, kolaborasi ini juga menjadi wujud dukungan terhadap program Kementerian Agama untuk menghadirkan “KUA Berdampak”, di mana layanan dan pembinaan keagamaan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak berkebutuhan khusus.

“Pesantren Ramadan ini menjadi bagian dari upaya KUA hadir lebih dekat dengan masyarakat. Anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pembinaan keagamaan dan pengalaman spiritual di bulan Ramadan,” ujar Handoyo.

Kegiatan tersebut didampingi para guru dan Kepala Sekolah SLB Dian Amanah, Ummu Afifah Isriati, S.Pd. Ia menyampaikan bahwa para siswa di sekolahnya memiliki potensi yang patut dikembangkan, termasuk dalam bidang keagamaan. Bahkan, beberapa siswa sebelumnya pernah mengikuti lomba adzan.

Karena itu, pelatihan adzan dan iqamah dinilai sangat relevan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami adab, tata cara, serta pelafalan adzan yang benar. Ummu Afifah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan yang selama ini dilakukan oleh penyuluh agama Islam KUA Ngaglik.

Pesantren Ramadan tersebut menghadirkan tiga penyuluh agama Islam KUA Ngaglik sebagai pendamping kegiatan, yakni Wahyu Nurul Ilmiyati, S.Ag., Muhammad Syaiful Ghozi, S.Pd., dan Tarwadi, S.Ag. Mereka memberikan materi sekaligus praktik pelatihan adzan dan iqamah yang disesuaikan dengan kemampuan para siswa.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Bagi para siswa SLB Autisme Dian Amanah, keterbatasan fisik maupun mental tidak menjadi penghalang untuk tetap mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan ibadah dan pembelajaran keagamaan.

Melalui pembekalan keterampilan adzan dan iqamah tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya memahami tata cara ibadah dengan baik, tetapi juga tumbuh rasa percaya diri sebagai seorang muslim dalam menjalankan kewajiban beribadah kepada Allah SWT.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran KUA melalui penyuluh agama mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendampingi pendidikan keagamaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas