MTQ DIY 2026 Resmi Dibuka, Kemenag Tegaskan Spirit Pemahaman Al-Qur’an

Kemenag Sleman News (Humas) — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026 resmi dibuka pada Sabtu (18/4/2026) di Pendopo Parasamya, Kompleks Kantor Bupati Sleman. Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Sleman ini menegaskan peran strategis Kementerian Agama (Kemenag) DIY dalam membina generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga dalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan Bedug oleh Wakil Gubernur DIY Sri Paduka X yang sebelumnya didahului pelantikan dewan hakim oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY, Ahmad Bahiej. Dalam momentum tersebut, Kemenag menegaskan pentingnya integritas dan amanah para hakim dalam menjaga kualitas serta objektivitas penilaian selama perlombaan berlangsung.
Kehadiran unsur Kemenag juga terlihat melalui peran aktif Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman yang turut menyambut langsung para tamu kehormatan. Ia mendampingi penerimaan Wakil Gubernur DIY, Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ketua LPTQ DIY, serta para undangan lainnya sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kelancaran pembukaan MTQ. Keterlibatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Kemenag, pemerintah daerah, dan lembaga keagamaan dalam menyukseskan ajang tersebut.

Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, LPTQ, dan Kemenag dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
Bupati Sleman dalam sambutan selamat datangnya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti MTQ dengan penuh keikhlasan. “Selamat datang di Bumi Sembada. Semoga kita semua diberikan ridho Allah untuk meraih yang terbaik. Ikutilah MTQ ini dengan keikhlasan, karena hakikatnya bukan sekadar kemenangan, tetapi pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an,” ujarnya. Ia juga berpesan kepada dewan hakim agar menjalankan tugas secara amanah.
MTQ DIY 2026 diikuti oleh 115 peserta dari lima kafilah kabupaten/kota se-DIY. Perlombaan mencakup enam cabang dengan 16 golongan, yakni tilawah (4 golongan), hifdzil Qur’an (3 golongan), syarhil Qur’an (2 golongan), fahmil Qur’an (2 golongan), khottil Qur’an (3 golongan), dan tafsir Qur’an (2 golongan). Penilaian dilakukan oleh 24 dewan hakim yang dibantu delapan panitera.

Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di kompleks Pemda Sleman. Para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan, trofi, dan piagam dari Gubernur DIY, serta berkesempatan mewakili daerah pada MTQ tingkat nasional yang akan digelar di Semarang.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Kamis dengan agenda Rapat Kerja Daerah LPTQ DIY sebagai bagian dari persiapan teknis dan koordinasi penyelenggaraan.
