Minggu, Juni 7, 2026
Berita KemenagHeadline

Lewat MRANTASI 2026, Kemenag Sleman Siapkan Generasi Muda Cerdas Finansial

Kemenag Sleman News — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman terus memperkuat komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas dan bijak menghadapi tantangan ekonomi melalui dukungan pada kegiatan “MRANTASI Goes to School: Masyarakat lan Pedagang Tanggap Inflasi” yang digelar TPID DIY bersama Bank Indonesia DIY dan Pemkab Sleman di Hotel Rich Yogyakarta, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY Eling Priswanto, jajaran Bank Indonesia, Plt Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Sleman Tri Wahyuni, serta perwakilan guru dan siswa SMA/SMK dan MA se-Kabupaten Sleman. Partisipasi madrasah menjadi wujud komitmen Kankemenag Sleman dalam memperkuat literasi keuangan peserta didik.

Program MRANTASI hadir sebagai langkah strategis untuk mengenalkan pemahaman tentang inflasi kepada pelajar sejak dini. Tidak hanya sebatas teori ekonomi, para siswa diajak memahami dampak inflasi dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membangun kesadaran untuk menjadi generasi yang bijak dalam mengelola keuangan.

Dalam sambutannya, Plt Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Sleman, Tri Wahyuni, menegaskan bahwa isu inflasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun Bank Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari kesadaran bersama seluruh masyarakat, termasuk kalangan pelajar.

“Selama ini pembicaraan tentang inflasi mungkin hanya terdengar dalam berita ekonomi atau di kalangan akademisi saja. Padahal, inflasi sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.

Tri Wahyuni menjelaskan inflasi melalui contoh sederhana perubahan daya beli uang saku pelajar yang kini tidak lagi cukup untuk membeli makanan dan minuman sekaligus seperti dulu. Ia juga mengingatkan siswa agar tidak terjebak gaya hidup konsumtif dan fenomena FOMO (Fear of Missing Out) akibat pengaruh media sosial, serta mampu membedakan kebutuhan dan keinginan.

“Anak-anak harus mampu mengelola keuangan dan menggunakan Rupiah secara bijak, lalu menyebarkan ilmu yang diperoleh hari ini kepada lingkungan sekitar,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, Kankemenag Sleman menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan madrasah yang adaptif terhadap isu sosial ekonomi guna mencetak generasi tanggap inflasi dan cerdas finansial,serta berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi bangsa menuju terwujudnya “Inflasi Terkendali, Everybody Happy!”.(isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas