Kakankemenag Sleman Suntik Semangat Kontingen DIY di Pesparawi Nasional

Kemenag Sleman News— Komitmen Kementerian Agama dalam merawat kerukunan dan memperkuat harmoni keberagaman kembali diwujudkan melalui dukungan kepada Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berlaga pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, yang berlangsung pada 20–28 Juni 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, hadir bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-DIY untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta yang membawa nama daerah dalam ajang nasional tersebut, Sabtu, (20/6/2026)
Menurut Nadhif, Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi seni dan musik gerejawi, melainkan ruang pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai spiritual, sekaligus sarana membangun harmoni di tengah keberagaman bangsa.
“Pesparawi tidak hanya menjadi ekspresi kekuatan rohani, tetapi juga media edukasi untuk memperkuat persaudaraan, toleransi, dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan kerukunan umat beragama sebagai fondasi kehidupan bangsa yang damai, rukun, dan saling menghargai.
Penyuluh Agama Kristen Kankemenag Sleman, Dyah Sri Palupi, menjelaskan bahwa Kontingen DIY merupakan gabungan peserta dari berbagai gereja di seluruh wilayah DIY. Pada Pesparawi Nasional XIV tahun ini, DIY mengirimkan peserta pada enam kategori lomba, yakni Solo Anak Usia 7–10 Tahun, Solo Anak Usia 11–15 Tahun, Solo Remaja Putri, Solo Remaja Putra, Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP), dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC).
“Kami bersyukur salah satu wakil DIY berasal dari Kabupaten Sleman, yaitu Eunike Lorentza Tiffa Rashelly dari GKI Gejayan yang mengikuti kategori Solo Anak Usia 7–10 Tahun,” ungkap Dyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan doa yang terus mengalir dari berbagai pihak bagi seluruh Kontingen DIY yang sedang berjuang di tingkat nasional.
Bagi Kankemenag Sleman, keikutsertaan putra-putri terbaik daerah dalam Pesparawi tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, tetapi juga mencerminkan keberhasilan pembinaan kehidupan keagamaan yang inklusif, moderat, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui ajang ini, nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan cinta tanah air terus diperkuat sebagai bagian dari ikhtiar bersama menjaga Indonesia yang rukun dalam keberagaman (Isa)

mantab