Sabtu, Agustus 8, 2026
Berita KemenagHeadline

Bina Remaja Usia Sekolah, Kemenag Sleman Perkuat Sinergi Cetak Generasi Emas Berkarakter

Kemenag Sleman News — Komitmen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya terus diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) bertema “Remaja yang Sehat, Terampil Mengelola Diri” yang digelar di SMA Al Bayan Minggir, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kankemenag Sleman ini diikuti siswa kelas X, XI, dan XII SMA Al Bayan Minggir serta siswa kelas X dan XI SMK Muhammadiyah Minggir. Hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Plt. Kasi Bimas Islam Ahmad Fauzi, bersama para narasumber RR Arina Fauziah dan Sholikun Nihayah, dengan fasilitator Sakhirin dan Murwani Yekti.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi Asta Protas Kementerian Agama RI, khususnya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak melalui pembinaan generasi muda. Di sisi lain, sinergi antara Kankemenag Sleman, sekolah, dan lembaga pendidikan berbasis pesantren semakin memperkuat ikhtiar bersama dalam menyukseskan Program Sleman Religi melalui penguatan karakter peserta didik.

Kepala SMA Al Bayan Minggir, Agus Priyanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan remaja menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Kemenag Sleman melalui Bimas Islam atas inisiasi kegiatan ini. Semoga seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh sehingga memperoleh ilmu yang bermanfaat sebagai bekal kehidupan mereka,” ungkap Agus.

Dalam sambutannya, Plt. Kasi Bimas Islam Ahmad Fauzi mengajak peserta memanfaatkan kegiatan BRUS sebagai bekal mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting untuk membangun kemampuan mengelola diri, berkomunikasi dengan baik, serta menjaga kesehatan fisik, mental, dan reproduksi di tengah tantangan era digital. Karena itu, BRUS diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi remaja untuk mengembangkan pola pikir, sikap, dan karakter yang positif.

“Melalui BRUS, kita bersama-sama belajar mengelola pikir, rasa, dan raga agar tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani dan rohani, kuat menghadapi tantangan zaman, serta mampu meraih kesuksesan dunia dan akhirat,” tutur Fauzi.

Materi pembinaan membahas pengelolaan diri, kesehatan mental dan reproduksi, komunikasi di era digital, serta penguatan karakter remaja agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.

Melalui sinergi dengan sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan berbagai pemangku kepentingan, Kankemenag Sleman terus memperkuat pembinaan generasi muda yang religius, sehat, dan berkarakter sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Sleman Religi menuju Indonesia Emas 2045.(isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas