EMIS GTK Baru Diluncurkan, Kemenag Sleman Siapkan Layanan Pendidikan Makin Berkualitas

Kankemenag Sleman News — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menggelar Sosialisasi EMIS GTK Baru bagi operator madrasah di Aula Lantai 3 Kankemenag Sleman, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan verifikasi data guru dan tenaga kependidikan (GTK) menjelang Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus memperkuat tata kelola layanan pendidikan madrasah berbasis digital.
Sosialisasi diikuti sebanyak 186 operator EMIS GTK. Sesi pagi diikuti 73 operator dari jenjang MTs dan MA, sedangkan sesi siang diikuti 113 operator dari RA dan MI. Para peserta mendapatkan pembaruan mengenai implementasi aplikasi EMIS GTK versi terbaru yang dirancang lebih sederhana, cepat, dan efektif dalam mendukung pengelolaan administrasi kepegawaian madrasah.
Hadir sebagai narasumber, Zaefa Khatun dan Muarifah Dwi Astuti dari Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta. Keduanya memaparkan berbagai pembaruan sistem, mekanisme pengelolaan data, serta tahapan verifikasi yang harus dipenuhi oleh setiap satuan pendidikan.
Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Sleman, Tri Wahyuni, menyampaikan bahwa kualitas layanan pendidikan berawal dari data yang valid, akurat, dan mutakhir. Menurutnya, pengelolaan data melalui EMIS GTK memiliki peran penting dalam mendukung berbagai layanan kepegawaian, termasuk proses penetapan Tunjangan Profesi Guru (TPG).
“Data yang akurat adalah fondasi pelayanan pendidikan yang berkualitas. Melalui EMIS GTK baru, kami ingin memastikan seluruh madrasah di Sleman mampu menyajikan data yang valid sehingga pelayanan kepada guru semakin cepat, tepat, dan akuntabel,” ujar Tri Wahyuni mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.
Tri menambahkan, pembaruan aplikasi EMIS GTK diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi operator madrasah dalam menjalankan tugas administrasi sekaligus meningkatkan efektivitas proses pengelolaan data kepegawaian. Dengan demikian, berbagai layanan pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi guru maupun satuan pendidikan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Kankemenag Sleman dalam mendukung implementasi transformasi digital sebagaimana arah kebijakan Asta Protas Kementerian Agama RI, melalui penguatan tata kelola data yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berdampak.
Melalui sosialisasi ini, Kankemenag Sleman berharap seluruh operator EMIS GTK memiliki pemahaman yang sama terhadap sistem baru sehingga proses verifikasi Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung tertib, akurat, dan tepat waktu. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu tata kelola pendidikan madrasah serta menghadirkan layanan Kementerian Agama yang semakin profesional, modern, dan terpercaya. (isa)
