Kantin MENAWAN, Ruang Rehat yang Menghidupkan Nilai Integritas Kemenag Sleman

Kemenag Sleman News — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman resmi memperkenalkan Kantin MENAWAN sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat kenyamanan lingkungan kerja sekaligus mendukung peningkatan kinerja layanan ASN. Peresmian berlangsung ) di Kantor Kemenag Sleman pada Jumat (14/8/2026)
Hadir pada kegiata ini Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Nadhif, didampingi Kasubbag Tata Usaha, seluruh kepala seksi dan penyelenggara, Kepala Madrasah Negeri, serta Kepala KUA se-Kabupaten Sleman.
Bagi Kemenag Sleman, Kantin MENAWAN bukan sekadar fasilitas tambahan untuk melepas penat di sela aktivitas kedinasan. Kehadirannya JUGA dirancang sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang nyaman, produktif, sekaligus menjadi ruang sederhana untuk menanamkan nilai-nilai organisasi dalam keseharian ASN.
Dalam sambutannya, H. Nadhif menegaskan bahwa keberadaan Kantin MENAWAN merupakan wujud komitmen serius jajaran Kemenag Sleman dalam melengkapi sarana dan prasarana pendukung peningkatan kinerja layanan, termasuk mendukung program unggulan PERMATA (Pelayanan Ramah Masyarakat Rentan).
“Ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan layanan bagi ASN. Kita ingin sarana pendukung di kantor terus dilengkapi, sehingga lingkungan kerja semakin nyaman dan mendukung produktivitas. Ini juga menjadi bagian dari ikhtiar serius kita memperkuat program PERMATA,” ujar H. Nadhif.
Menariknya, konsep Kantin MENAWAN tidak berhenti pada aspek estetika. Dinding kantin dirancang sebagai media edukasi yang menghadirkan sejumlah program unggulan Kemenag Sleman, di antaranya Sleman Religi, PERMATA, MAS SANTRI (Masyarakat Sadar Anti Gratifikasi), dan Sapa Spontan. Pesan-pesan tersebut dikemas melalui visual yang komunikatif sehingga nilai organisasi dapat hadir secara lebih dekat dalam keseharian ASN.
Konsep tersebut menjadikan kantin sebagai ruang belajar yang tidak terasa seperti ruang belajar. Pesan tentang integritas hadir dalam suasana yang ringan dan santai, namun tetap membawa substansi. Nilai-nilai Zona Integritas tidak hanya disampaikan melalui forum formal, tetapi juga dihadirkan dalam ruang interaksi sehari-hari.
H. Nadhif menekankan, internalisasi integritas membutuhkan keterlibatan seluruh keluarga besar Kemenag Sleman. “Integritas idealnya tidak berhenti sebagai slogan atau materi sosialisasi. Ia harus dipahami, dibiasakan, kemudian diimplementasikan oleh seluruh keluarga besar ASN Kemenag Sleman,” tegasnya.
Apresiasi datang dari Kepala MTsN 3 Sleman, Suwardi. Ia menilai inisiatif menghadirkan kantin dengan tata kelola dan desain yang apik memberikan nilai tambah, karena fasilitas tersebut sekaligus menjadi media edukasi integritas.
“Ini bukan hanya soal melengkapi fasilitas. Dengan desain seperti ini, tata kelola menjadi lebih menarik sekaligus memberikan edukasi tentang nilai-nilai integritas. Polanya ringan dan santai, tetapi pesan yang dibawa tetap berbobot,” ungkap Suwardi.
Kehadiran Kantin MENAWAN pun menjadi lebih dari sekadar ruang makan. Ia menjelma menjadi ruang jeda, ruang interaksi, sekaligus ruang kecil untuk terus mengingatkan bahwa budaya integritas dapat tumbuh dari hal-hal sederhana yang hadir dan terlihat setiap hari. (isa)

ꦱꦼꦩꦏꦀꦤ꧀ꦩꦼꦤꦮꦤ꧀
Semakin menawan
Turut senang dengan hadirnya kantin menawan, kiranya dengan segala usaha yang telah dilakukan Tuhan Allah berkenan memberkati Kemenag Sleman amin