Kankemenag Sleman News (MAN 3 Slm) – Gelaran uji munaqasyah tahfidz Al-Qur'an bagi para murid madrasah integrasi di Kabupaten Sleman sukses dilaksanakan pada Kamis (1/10/2026). Sebanyak 150 murid yang berasal dari MIN 1 Sleman, MTsN 6 Sleman, dan MAN 3 Sleman mengikuti ujian ini dengan penuh ketelitian dan kesungguhan.

Ketua panitia kegiatan, Wahidatul Mukarromah, menjelaskan bahwa tahap ujian munaqasyah ini merupakan tahapan krusial yang wajib dilalui oleh seluruh peserta.

“Ujian ini bertujuan untuk menguji keabsahan hafalan para murid sebelum mereka dinyatakan lulus dan berhak mengikuti wisuda tahfidz pada puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) mendatang,” terangnya.

uji tahfidz oleh tim JQH NU DIY
Dalam pelaksanaannya, panitia menggandeng tim Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh (JQH) NU DIY yang diketuai oleh KH. Ujang Sihabudin. Sebanyak 15 penguji ahli diterjunkan untuk menguji hafalan para peserta secara intensif. Adapun aspek penilaian dalam munaqasyah ini meliputi kelancaran bacaan, kebenaran hafalan, ketepatan tajwid, hingga fashahah (fasih dalam pelafalan).

Untuk menjaga kelancaran dan kekhidmatan proses ujian, lokasi pelaksanaan dibagi menjadi dua tempat utama. Perpustakaan MAN 3 Sleman digunakan untuk lokasi pengujian peserta didik dari jenjang MIN 1 Sleman dan MTsN 6 Sleman. Sementara, ruang AVA MAN 3 Sleman digunakan bagi peserta dari jenjang MAN 3 Sleman yang memiliki jumlah peserta lebih banyak.

Para peserta tampak antusias dan khusyuk saat berhadapan langsung dengan para penguji dari tim JQH NU DIY. Melalui uji munaqasyah ini, diharapkan para santri dan murid madrasah integrasi tidak hanya sekadar hafal, tetapi juga memiliki kualitas hafalan yang terjaga, shahih, dan berstandar tinggi. (est/dpj)