Kankemenag Sleman News (MTsN 7 Slm) – Upacara bendera hari Senin di MTsN 7 Sleman menjadi momentum untuk menanamkan karakter peduli kebersihan kepada seluruh murid. Dalam amanatnya, pembina upacara mengingatkan bahwa kebersihan dan cara seseorang memperlakukan sampah mencerminkan kepribadian serta kebiasaan baik yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan oleh pembina upacara, Dra. Sugiyatmi, di halaman madrasah setempat, pada  Senin (12/10/2026) pagi.

“Kebersihan bukan hanya tentang lingkungan yang terlihat rapi, tetapi juga mencerminkan sikap dan kebiasaan diri kita. Murid yang terbiasa menjaga kebersihan menunjukkan bahwa dirinya memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar,” tuturnya. 

Lebih lanjut, Sugiyatmi mengajak seluruh murid untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan ruang kelas, halaman madrasah, dan fasilitas umum. Kebiasaan sederhana tersebut perlu dilakukan secara konsisten agar menjadi bagian dari karakter positif, bukan sekadar dilaksanakan ketika ada pengawasan. 

Selain itu, murid diharapkan mampu membedakan jenis sampah dan mengurangi kebiasaan menggunakan barang sekali pakai yang berpotensi menambah timbunan sampah. Lingkungan yang bersih akan membuat kegiatan belajar menjadi lebih nyaman, sehat, dan menyenangkan. 

Melalui amanat upacara tersebut, seluruh warga madrasah diharapkan semakin sadar bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Perubahan dapat dimulai dari tindakan kecil, seperti memungut sampah yang terlihat, merapikan tempat belajar, dan mengingatkan teman dengan cara yang santun. 

“Marilah kita mulai dari diri sendiri dan melakukan kebiasaan baik setiap hari. Jangan menunggu orang lain untuk menjaga kebersihan. Madrasah yang bersih adalah hasil kepedulian seluruh warganya,” pungkasnya. (bma/dpj)