Kankemenag Sleman News (MAN 3 Slm) — Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 3 Sleman bersama Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling Madrasah Aliyah (MGBK MA) Nasional menghadiri undangan Education Malaysia Indonesia (EMI), Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pada Kamis (15/10/2026). Perwakilan dari MGBK MA Nasional di wakili oleh 5 Guru BK terdiri dari: Siti Kulsum, S. Psi.M.Pd. (MAN 2 Bandung) Dr. Failasufah, M.Pd.I. (MAN 3 Sleman), Erria Nanda Utami, S.Psi. (MAN 1 Bukit Tinggi), Amalia Ferdiani, M.Pd.Kons. (MAN 2 Kerawang), dan Dra. Evi Sofiyah. (MAN 9 Jakarta).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menjajaki peluang kerja sama pendidikan internasional, khususnya dalam membuka akses studi lanjut ke perguruan tinggi Malaysia bagi siswa Madrasah Aliyah serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam memberikan layanan perencanaan karier dan pendidikan lanjutan.
Rombongan diterima oleh Dr. Hasnul Faizal Hushin Amri selaku Menteri Kedutaan (Pendidikan) Education Malaysia Indonesia (EMI), didampingi Abdul Aziz Abdullah selaku Educational Attaché EMI dan Rizka Pramita selaku Promotion Executive EMI. Dalam pertemuan tersebut, Ketua MGBK MA Nasional, Siti Kulsum, menyampaikan sejumlah harapan dan usulan program kolaborasi.
Dalam kesempatan tersebut, Failasufah, selaku Sekretaris II MGBK MA Nasional sekaligus Guru BK MAN 3 Sleman, menyampaikan bahwa setiap tahun terdapat alumni MAN 3 Sleman yang melanjutkan studi ke universitas di Malaysia. MAN 3 Sleman juga pernah menyelenggarakan kegiatan Edu Tourism ke Malaysia yang diikuti oleh para siswa.
Berdasarkan pengalaman tersebut, ia berharap EMI dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai perguruan tinggi Malaysia yang bereputasi baik dan kredibel, sehingga siswa Madrasah Aliyah di Indonesia memiliki referensi yang tepat dalam menentukan pilihan studi lanjut sesuai minat, bakat, dan cita-cita mereka.
Diskusi selanjutnya berkembang pada berbagai peluang kerja sama konkret antara MGBK MA Nasional dan EMI. Program yang dibahas meliputi pertukaran pelajar Madrasah Aliyah, penyediaan informasi tentang Perguruan Tinggi Awam Malaysia atau perguruan tinggi negeri, sosialisasi peluang beasiswa, program Edu Tourism ke Malaysia, serta peningkatan kompetensi guru BK melalui program Short Course.
Kedua pihak juga menjajaki penyelenggaraan seminar atau webinar internasional sebagai sarana berbagi wawasan, memperluas jejaring, dan memperkuat kapasitas guru BK dalam mendampingi siswa menghadapi peluang pendidikan global.

Siti Kulsum menambahkan bahwa MGBK MA Nasional akan menyiapkan koordinator dari berbagai wilayah untuk mendukung pelaksanaan program. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari EMI kepada MGBK MA Nasional, dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari MGBK MA Nasional dan MAN 3 Sleman kepada Dr. Hasnul Faizal Hushin Amri.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi strategis antara dunia pendidikan madrasah di Indonesia dan institusi pendidikan Malaysia. Melalui kolaborasi tersebut, guru BK diharapkan semakin memiliki akses terhadap informasi pendidikan internasional yang akurat, sementara siswa Madrasah Aliyah memperoleh kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang berkualitas.
Langkah ini sekaligus menegaskan peran strategis guru BK sebagai pendamping siswa dalam merancang masa depan, mengembangkan potensi, dan mewujudkan cita-cita di tingkat nasional maupun internasional. (fay/dpj)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.