Kemenag Sleman News (MTsN 9 Slm)- Dalam rangka menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman, MTsN 9 Sleman melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan madrasah pada Jumat (16/10/2026) mulai pukul 08.20 WIB sampai selesai. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas VII, VIII, dan IX, serta guru dan pegawai MTsN 9 Sleman. Kegiatan kerja bakti dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Para siswa bersama guru dan pegawai bergotong royong membersihkan berbagai area madrasah, mulai dari halaman, ruang kelas, hingga lingkungan sekitar madrasah. Seluruh peserta terlibat aktif dalam kegiatan tersebut sesuai dengan pembagian tugas masing-masing. Kerja bakti ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan, membiasakan hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan fasilitas madrasah.
Waka Sarana dan Prasarana MTsN 9 Sleman, Dina Andriyanti, menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan madrasah merupakan tanggung jawab seluruh warga madrasah, bukan hanya petugas kebersihan. “Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada seluruh siswa bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih dan tertata akan membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman. Kami berharap kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan saat kerja bakti, tetapi juga diterapkan setiap hari,” ujar Dina Andriyanti.
Busyroni Majid selaku Kepala MTsN 9 Sleman juga berharap seluruh warga madrasah dapat terus menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang tersedia agar lingkungan MTsN 9 Sleman senantiasa bersih, sehat, dan nyaman untuk mendukung proses pembelajaran. “Saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan madrasah. Mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya bersama yang diterapkan secara konsisten, baik di dalam kelas maupun di seluruh area madrasah,” ungkapnya.
Antusiasme para siswa dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan pentingnya membangun budaya gotong royong di lingkungan pendidikan. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang dilakukan terasa lebih ringan sekaligus mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan pegawai. Melalui kegiatan kerja bakti ini, MTsN 9 Sleman terus berupaya membangun budaya hidup bersih, disiplin, dan peduli lingkungan. Diharapkan, semangat gotong royong dapat menjadi kebiasaan positif yang melekat pada seluruh warga madrasah sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang sehat, asri, dan kondusif.(cr/tn/dpj)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.