Kankemenag Sleman News (MTsN 6 Slm)- Kompetisi Mandiri Siswa (KMS) merupakan salah satu program inovasi kurikulum untuk kelas IX di MTsN 6 Sleman yang diselenggarakan tiap pekan pada hari Senin (26/10/2026) siang. Program ini rutin diselenggarakan untuk mengasah keterampilan dan menguji penguasaan murid dalam menyelesaikan soal-soal dari empat mapel yang diujikan pada Tes Kompetensi Akademik secara nasional maupun daerah (TKA/D).
Soal yang diberikan melalui laman aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD) dikerjakan penuh antusias dan serius oleh para murid. Pelaksanaan KMS ini pun diatur penuh disiplin oleh bidang kurikulum MTsN 6 Sleman. "Ada presensi dan rekapan nilai yang diakumulasikan serta di akhir putaran diambil tiga peringkat terbaik di setiap mapel. Hal ini mencerminkan kesungguhan dan pentingnya program KMS ini digelar," ungkap Nurhuda Muttaqin, S.Pd., M.Si, staf kurikulum MTsN 6 Sleman sekaligus Koordinator program KMS.
“Setiap putaran berlangsung selama empat pekan jadi satu pekan satu mapel, hari Senin untuk mengerjakan soal dan hari Jumat sebagai jadwal bedah serta pengayaan,” imbuhnya.
"Pengalaman mengerjakan soal KMS ini menempa diri sekaligus membantu saya mengukur penguasaan materi," komentar Faiza, salah satu siswa kelas IXF yang pada putaran kedua KMS memperoleh peringkat kedua terbaik untuk KMS Bahasa Indonesia.
Kepala MTsN 6 Sleman Siti Juwariyah, S.Pd., M.Si., M.S.I., menyampaikan pesan tradisi prestasi akademik MTsN 6 Sleman selalu memperoleh di peringkat atas maka program KMS mestinya dioptimalkan agar pencapaian akhir tetap diraih maksimal. “Penghargaan kejuaraan di setiap putaran KMS harapannya untuk memotivasi setiap murid untuk lebih berprestasi dan optimal dalam meraih keberhasilan,” jelasnya. (sfd/dpj)
Sebagai salah satu guru mapel TKAD, meskipun harus bekerja lebih untuk selalu mendukung program yg dijalankan, sy tetap mendukung program-program yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan prestasi murid.
Balas komentar