Kankemenag Sleman News (MTsN 7 Slm) – Sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap keluarga besar madrasah, Kepala MTsN 7 Sleman bersama perwakilan guru serta murid  madrasah melaksanakan takziah ke kediaman duka ayahanda ananda Syafira Bintang Maharani. Kegiatan tersebut berlangsung di Krapyak, Wedomartani, Pakem, pada Senin, 2 November 2026. Kehadiran keluarga besar madrasah merupakan wujud solidaritas, perhatian, dan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka. 

“Kami keluarga besar MTsN 7 Sleman turut berbelasungkawa atas berpulangnya ayahanda ananda Syafira. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt., diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Kehadiran kami merupakan bentuk kepedulian dan dukungan agar keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini,” ungkap Kepala MTsN 7 Sleman, Astuti Kusumawati, S. Hum. 

Sementara itu, ibunda Syafira menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian keluarga besar MTsN 7 Sleman yang telah berkenan hadir di tengah suasana duka keluarga. 

“Terima kasih kepada Ibu Kepala Madrasah, bapak dan ibu guru, serta teman-teman Syafira yang telah datang untuk mendoakan dan memberikan dukungan kepada keluarga kami. Perhatian ini sangat berarti bagi kami. Semoga segala kebaikan dan doa yang diberikan mendapatkan balasan dari Allah Swt.,” tuturnya. 

Melalui kegiatan takziah ini, MTsN 7 Sleman terus menanamkan nilai-nilai kekeluargaan, kepedulian, kebersamaan, dan saling menguatkan di antara seluruh warga madrasah. Semangat tersebut diharapkan senantiasa tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. (bma/dpj)