Kankemenag Sleman News (MAN 3 Slm) – Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, aman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan, MAN 3 Sleman menggelar kegiatan deklarasi dan komitmen peserta didik dalam pencegahan kenakalan remaja (bullying), kekerasan, serta paham radikalisme. Acara tersebut berlangsung khidmat di halaman depan madrasah bersamaan dengan rangkaian apel pagi pada Senin (28/9/2026). 

Kegiatan diawali dengan amanat pembina apel yang disampaikan langsung oleh Kepala MAN 3 Sleman, Singgih Sampurno. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan amanat dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang mengajak seluruh pelajar di Yogyakarta untuk senantiasa berperilaku santun, menjaga perdamaian, serta menjauhi segala tindakan yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekolah.

“Dengan karakter yang kuat, sikap santun, cinta damai, serta semangat untuk terus berprestasi, pelajar DIY, khususnya MAN 3 Sleman diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang memiliki integritas, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ucap pembina apel.

deklarasi anti bullying (5).jpeg 233.55 KB
Ajakan tersebut ditindaklanjuti secara nyata melalui pembacaan naskah “Deklarasi Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai”. Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Ketua Dewan Siswa (DEWA) MAN 3 Sleman, Bagus Widagdo, dan diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta apel. Deklarasi tersebut memuat poin-poin penting, di antaranya penolakan terhadap segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan, intoleransi, hingga komitmen untuk menjadi agen perubahan yang positif. 

Sebagai bentuk penguatan secara hukum dan moral, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bermaterai. Penandatanganan ini dilakukan oleh perwakilan orang tua, perwakilan murid, serta disaksikan peserta apel sebagai wujud sinergi bersama dalam mengawasi dan membina tumbuh kembang peserta didik. 

Suasana apel pagi semakin terasa simbolis saat para murid dan guru membubuhkan cap telapak tangan penuh warna di atas papan deklarasi dan spanduk komitmen anti-bullying. Aksi pembubuhan cap tangan ini menjadi simbol bahwa seluruh warga MAN 3 Sleman siap bergandengan tangan untuk mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan damai. (est/dpj)