Kankemenag Sleman News (MAN 3 Slm) – Tagline “Madrasah Para Juara” kembali dibuktikan lewat prestasi membanggakan yang ditorehkan guru MAN 3 Sleman. Mohammad Taufikurohman, S.Ag., M.Pd., guru Al-Qur’an Hadis, berhasil meraih juara I Anugerah Guru Madrasah Inspiratif Jenjang Madrasah Aliyah (MA) Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY pada Selasa (29/9/2026), bertempat di Aula Lantai 3 Kanwil Kementerian Agama DIY.

Penghargaan tingkat provinsi tersebut melengkapi prestasi Taufikurohman yang sebelumnya berhasil meraih Juara I Anugerah GTK Madrasah Inspiratif Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2026. Keberhasilannya tidak terlepas dari konsistensi dalam mengembangkan inovasi pembelajaran, menghasilkan karya akademik, membina peserta didik, serta menorehkan prestasi di berbagai bidang.

WhatsApp Image 2026-09-29 at 12.52.04.jpeg 104.63 KB
Salah satu inovasi unggulannya adalah MutiaraQU (Murajaah dan Tahfidz Intensif Al-Qur’an), sebuah program pembinaan hafalan Al-Qur’an yang terstruktur, berbasis kemampuan, kolaboratif, dan berkelanjutan. Program ini dikembangkan melalui pemetaan kemampuan peserta, pembentukan halaqah, pembinaan intensif, serta evaluasi tasmi’ secara berkala.

Melalui MutiaraQU, Taufikurohman berupaya menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang tidak hanya berorientasi pada kualitas hafalan, tetapi juga membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, kepercayaan diri, dan karakter peserta didik.

Produktivitasnya dalam bidang literasi pendidikan diwujudkan melalui delapan karya yang terdiri atas dua buku, lima e-modul pembelajaran, dan satu e-book. Karya-karya tersebut mencakup bidang Al-Qur’an Hadis, Ilmu Tafsir, Pendidikan Agama Islam, dan literasi spiritual.

Selain itu, ia menghasilkan enam karya tulis ilmiah yang meliputi dua artikel jurnal, satu tesis, dan tiga praktik baik, yakni MutiaraQU, PASTI (Platform Digital Pembelajaran), serta BINTANG (Program Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Siswa). Karya-karya tersebut merupakan bagian dari upayanya mengembangkan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Dedikasi Taufikurohman juga terlihat dalam pendampingan peserta didik melalui tiga jalur pembinaan, yaitu tahfidz Al-Qur’an, pembinaan kompetisi, serta program pondok dan asrama. Sepanjang 2024–2026, ketiga jalur pembinaan tersebut mencatat 277 capaian penerimaan perguruan tinggi. Sejumlah peserta didik yang mengikuti pembinaan berhasil memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi, antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, hingga Universitas Al-Azhar Mesir.

Selain aktif mengembangkan pendidikan, Taufikurohman memiliki rekam jejak prestasi dalam bidang Al-Qur’an, akademik, dan pengalaman internasional. Ia pernah mengemban amanah sebagai imam masjid di Tokyo, Jepang, pada 2018, meraih penghargaan Best Presenter di Malaysia pada 2024, menjadi narasumber webinar nasional, serta mengikuti International Field Study di Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Dalam bidang Al-Qur’an, ia berhasil meraih Juara I Tahfidz MTQ KORPRI DIY Tahun 2024, Juara I Tafsir Bahasa Inggris MTQ DIY Tahun 2024, dan Juara I Tafsir Bahasa Inggris pada 2025. Ia juga tercatat tiga kali menjadi delegasi DIY dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional. Di bidang akademik, ia menyelesaikan pendidikan magister dengan predikat cum laude dan IPK 3,97.

Bagi Taufikurohman, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memperluas manfaat bagi dunia pendidikan.

“Saya meyakini bahwa keberhasilan seorang guru tidak semata-mata diukur dari banyaknya penghargaan pribadi, tetapi juga dari kontribusinya dalam mendampingi peserta didik, mendorong sesama pendidik untuk berkarya, serta membangun budaya positif di lingkungan madrasah,” ucapnya.

Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen MAN 3 Sleman dalam mengembangkan inovasi pendidikan, meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik, dan membangun budaya akademik yang berprestasi. (fiq/dpj)