Kemenag Sleman News – Penguatan pendidikan pesantren tidak hanya berfokus pada ilmu agama, tetapi juga pembentukan karakter dan kemandirian santri. Hal ini menjadi perhatian dalam program Pengawas Goes to Pesantren melalui kunjungan Pengawas Madrasah Kankemenag Sleman, Asih Budiati, , ke Pondok Pesantren Al Ikhlas, Berbah, Prambanan, Sleman, Jumat (09/10/2026).
Kedatangan Asih disambut Direktur Akademik Pondok Pesantren Al Ikhlas, Fahmi Hadianto, Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat pengelolaan pendidikan, pembinaan santri, serta penguatan karakter di lingkungan pesantren.
“Melalui Pengawas Goes to Pesantren, kami ingin mempererat komunikasi dengan pengelola pesantren sekaligus memahami praktik pendidikan dan pembinaan santri secara langsung,” ungkap Asih.
Berdiri sejak 2004, Pondok Pesantren Al Ikhlas mengembangkan pendidikan agama yang terintegrasi dengan pendidikan formal melalui MI, MTs, dan MA Al Ikhlas. Hingga Oktober 2026, pesantren ini membina 130 santri putra dan putri dengan pendampingan para musyrif.
Pembinaan santri dilakukan melalui pengajian bersama kiai, Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ), kajian rutin, serta pendampingan kelompok. Pesantren juga menerapkan tata tertib tanpa kekerasan fisik maupun verbal dan menjalin komunikasi dengan orang tua untuk mendukung keberlangsungan pendidikan santri.
“Kami berupaya menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan nyaman, agar santri tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan mandiri,” jelas Fahmi.
Selain pembelajaran keagamaan, pesantren mengembangkan koperasi sebagai sarana melatih kemandirian dan kewirausahaan santri. Pengelolaan pesantren juga didukung pembagian tugas yang terstruktur untuk menunjang pelaksanaan program pendidikan dan pembinaan.
Melalui Pengawas Goes to Pesantren, Kankemenag Sleman mendorong penguatan komunikasi dan perhatian terhadap mutu pendidikan pesantren. Harapannya, pesantren terus menjadi ruang tumbuh yang mendukung lahirnya generasi berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (isa)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.