Kankemenag Sleman News (Humas) – Rangkaian Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) jenjang Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Sleman tahun 2026 resmi ditutup pada Rabu (7/10/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari  dengan semangat kompetisi dan sportivitas tersebut diikuti oleh kontingen madrasah aliyah se-Kabupaten Sleman melalui berbagai cabang perlombaan.

Ketua Panitia PKM 2026, Muharom, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kompetisi dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Sebanyak 30 cabang lomba dipertandingkan dalam pelaksanaan PKM tahun ini.

“Alhamdulillah, sebanyak 30 cabang lomba telah berjalan dengan lancar dan kompetitif. Semua kontingen yang menjadi duta madrasah adalah juara, karena telah memberikan kemampuan terbaik dan membawa semangat madrasah dalam kompetisi ini,” ungkap Muharom.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya PKM 2026, khususnya para peserta, pendamping, panitia, dan seluruh madrasah yang turut berpartisipasi.

Sementara itu, acara penutupan dilakukan secara resmi oleh  Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Achmad Fauzi, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan PKM tahun 2026.

“Kami menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan PKM tahun 2026. Selamat kepada para pemenang. Prestasi yang telah diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri melaju ke jenjang PKM tingkat DIY,” tutur Achmad Fauzi.

Lebih lanjut, Achmad Fauzi menyampaikan bahwa berdasarkan laporan panitia penyelenggara, MA Sunan Pandanaran berhasil meraih Juara Umum sekaligus Juara Terfavorit PKM 2026 tingkat MA se-Kabupaten Sleman.

“Selanjutnya, berdasarkan laporan dari panitia penyelenggara, Juara Umum dan Juara Terfavorit pelaksanaan PKM 2026 diraih oleh MA Sunan Pandanaran,” jelasnya.

Dengan berakhirnya PKM tingkat Kabupaten Sleman, para peserta yang meraih prestasi diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi pada tingkat DIY. Prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan bagi peserta dan madrasah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi, bakat, dan prestasi siswa madrasah.

Penutupan PKM 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kompetisi yang sehat, menjunjung sportivitas, serta membangun budaya berprestasi di lingkungan madrasah di Kabupaten Sleman. (dpj)