Kemenag Sleman News — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kementerian Agama Kabupaten Sleman mematangkan persiapan kegiatan Reresik Pesantren sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan pesantren. Persiapan dibahas dalam rapat koordinasi teknis yang dipimpin Kepala Subbagian Tata Usaha, Achmad Fauzi, di ruang Kasubbag TU, Selasa (13/10/2026).
Rapat diikuti Kasi Bimas Islam Sangaji beserta staf, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI). Pembahasan difokuskan pada pemantapan teknis dan pembagian peran untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026, Reresik Pesantren dijadwalkan pada 14 Oktober 2026 di Pondok Pesantren Anwar Futuhiyya dan 20 Oktober 2026 di Pondok Pesantren Al Fithroh. Selain itu, kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) direncanakan berlangsung di Pondok Pesantren Al Ikhlas, Prambanan, untuk membekali remaja dengan pemahaman dan kesiapan menghadapi masa depan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kemenag Sleman berupaya memaknai Hari Santri Nasional tidak hanya melalui seremoni, tetapi juga lewat aksi nyata yang menumbuhkan kepedulian lingkungan, kebersamaan, dan semangat pengabdian. Upaya ini diharapkan mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang bersih dan nyaman sekaligus memperkuat pembentukan generasi muda yang sehat dan berkarakter. (isa/de)
"Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas"
Balas komentar