Kankemenag Sleman (MAN 2 Slm) — Pramuka MAN 2 Sleman mengikuti kegiatan Jamboree on the Air–Jamboree on the Internet (JOTA-JOTI) 2026 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sleman pada Jum'at-Ahad (16–18/2026) di Grha Pramuka Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Pramuka dari Ambalan Hasyim Asy'ari dan Ambalan Siti Walidah MAN 2 Sleman.
Dari Ambalan Hasyim Asy'ari, murid yang mengikuti kegiatan ini adalah Alvin Ibnu Azzam, Fadhil Zainal Arifin, Damar Apriyanto, Evando Fausta, Zainal Latif, Azhar Fauzan, dan Danang Triatma. Sementara itu, dari Ambalan Siti Walidah, peserta terdiri atas Raihana Fathania Azyati, Fitri Syifaul Jannah, Fadhilah Washitotul, Alma Nurasi, Inez Berliana, Naura Asy Syifa, dan Annisa Ainur Rahma.
JOTA-JOTI merupakan kegiatan kepanduan berskala internasional yang mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai daerah dan negara melalui dua media komunikasi, yaitu radio amatir dalam kegiatan JOTA (Jamboree on the Air) dan internet dalam kegiatan JOTI (Jamboree on the Internet). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, mengenal teknologi, serta mempererat persahabatan antarsesama anggota Pramuka.
Dalam pelaksanaan JOTA-JOTI 2026 di Sleman, peserta memperoleh pengenalan materi komunikasi radio amatir dari Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Sleman dan materi JOTI. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka untuk memperluas wawasan mengenai pemanfaatan teknologi komunikasi secara positif sekaligus membangun jejaring persaudaraan lintas wilayah.
JOTA-JOTI 2026 mengusung tema global “A Peaceful and Inclusive World” atau dunia yang damai dan inklusif. Tema tersebut mengajak anggota Pramuka untuk membangun komunikasi yang menghargai perbedaan, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., mengapresiasi keikutsertaan murid dalam kegiatan kepramukaan tersebut. Menurutnya, kegiatan di luar pembelajaran kelas menjadi ruang penting bagi murid untuk mengembangkan keterampilan, kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan berkomunikasi.
“Melalui kegiatan seperti JOTA-JOTI, murid diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman baru dalam bidang teknologi komunikasi, tetapi juga belajar membangun persahabatan, menghargai perbedaan, dan menggunakan teknologi secara bijak. Nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan siap menghadapi perkembangan zaman,” ungkapnya.
Keikutsertaan Pramuka MAN 2 Sleman dalam JOTA-JOTI 2026 menjadi salah satu bentuk penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, memperluas pergaulan positif, serta mendorong murid untuk terus aktif mengembangkan potensi diri melalui Gerakan Pramuka.
Dengan semangat kepramukaan, MAN 2 Sleman terus mendukung pengembangan murid yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, keterampilan komunikasi, dan wawasan yang luas. (fah/dpj)


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.