Kemenag Sleman News — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Sleman bersama BPBD Kabupaten Sleman bersinergi menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Kolaborasi ini menjadi wujud Kemenag Sleman Berdampak, menghadirkan kepedulian yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama dalam penanganan kekeringan. Kegiatan berlangsung di Bangunkerto, Turi, Selasa (20/10/2026).
Sebanyak 13.000 liter air bersih disalurkan ke tujuh titik, yakni Rejodadi RT 3 dan 4, Ngumbul RT 5, SD Negeri Turi 2, SD Negeri Bulus, Plosokuning, dan Bumirejo. Distribusi dilakukan berdasarkan asesmen BPBD dengan sumber air yang telah dinyatakan layak.
Perwakilan pengurus DWP Kemenag Sleman, Hermayanti, menyampaikan terima kasih kepada BPBD yang membantu memetakan wilayah terdampak sehingga bantuan tersalurkan tepat sasaran. Meski bukan solusi jangka panjang, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Kabid BPBD Kabupaten Sleman mengapresiasi keterlibatan DWP Kemenag Sleman dalam membantu masyarakat menghadapi kekeringan. Ia berharap kegiatan serupa dapat berlangsung rutin dan menegaskan kesiapan BPBD untuk terus bersinergi dengan Kemenag Sleman dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Apresiasi juga disampaikan dukuh setempat yang berterima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, kekeringan baru kali ini terjadi di wilayahnya sehingga bantuan air bersih sangat berarti bagi warga.
Aksi sosial ini menjangkau tiga kecamatan, yakni Moyudan, Tempel, dan Turi, dengan alokasi masing-masing tiga truk tangki. Sinergi BPBD dan Kemenag Sleman diharapkan terus berlanjut agar kepedulian sosial tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi menjadi upaya berkelanjutan untuk membantu masyarakat. Inilah semangat Kemenag Sleman Berdampak: hadir, peduli, dan memberi manfaat nyata. (isa/de)
Jozz
Balas komentar