
Kankemenag Sleman News (MIN 1 Slm) – Penguatan penyelenggaraan pendidikan inklusif dan peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Madrasah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang diikuti Kepala MIN 1 Sleman, Ummu Aiman, M.Pd.I., di MAN 1 Yogyakarta, Senin (19/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana koordinasi dan penguatan kebijakan pendidikan madrasah, khususnya dalam mewujudkan layanan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan murid.
Kepala Bidang Pendidikan Kanwil Kementerian Agama DIY, Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi dan kesiapan seluruh madrasah dalam menindaklanjuti kebijakan pendidikan. Sinergi berbagai pihak diperlukan agar program yang direncanakan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi warga madrasah.
Sementara itu, dalam sesi pembinaan, Dr. KH. Anis Masykur, M.Si., Kasubdit Vokasi dan Inklusi, menekankan pentingnya penyelenggaraan pendidikan inklusif sebagai bagian dari pemenuhan hak murid untuk memperoleh layanan pendidikan sesuai dengan kebutuhannya.
“Pendidikan inklusif bukan hanya berkaitan dengan murid yang memiliki keterbatasan fisik, tetapi juga mencakup murid yang mengalami hambatan fungsional dan membutuhkan layanan khusus. Karena itu, madrasah perlu memahami kebutuhan murid agar dapat memberikan layanan pendidikan yang tepat,” jelasnya.

Selain itu, pengembangan Unit Layanan Disabilitas (ULD) dan penguatan peran Guru Pembimbing Khusus (GPK) menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif di madrasah. Kerja sama dengan berbagai pihak juga diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan murid dan memberikan pendampingan yang sesuai.
Melalui kegiatan koordinasi ini, MIN 1 Sleman diharapkan dapat terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan yang ramah anak, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan murid. Upaya tersebut sejalan dengan semangat MIN 1 Sleman Mulia Terdepan dalam mewujudkan madrasah yang religius, berkarakter, dan memberikan kesempatan belajar bagi setiap murid. (naf/dpj)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.