Kankemenag Sleman News (Humas)  – Sebanyak tujuh siswa madrasah di Kabupaten Sleman akan mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam ajang Lomba Roket Air Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 mendatang.

Menjelang keberangkatan, para siswa melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Hj. Elfa Tsoroya, M.Pd., M.Pd.I., pada Senin (26/10/2026). Audiensi dipimpin langsung oleh Pembina MGMP IPA, Juju Juwariyah, M.Pd., bersama para guru pembimbing dan siswa.

Dalam audiensi tersebut, Juju Juwariyah menyampaikan maksud kedatangan rombongan untuk memohon dukungan dan doa restu agar para siswa dapat meraih hasil terbaik dalam kompetisi tingkat nasional. Ketujuh siswa tersebut berasal dari MTsN 2, MTsN 5, MTsN 6, MTsN 7, dan MTs Pandanaran Kabupaten Sleman.

“Kami memohon dukungan dan doa restu dari Kepala Kankemenag Sleman agar anak-anak diberikan kelancaran, kesehatan, dan hasil terbaik dalam mengikuti Lomba Roket Air Tingkat Nasional di ITB. Semoga mereka mampu membawa nama baik madrasah dan DIY,” ujar Juju.

Kepala Kankemenag Sleman, H. Nadhif, menyambut baik dan mengapresiasi perjuangan para guru pembimbing yang telah mengantarkan siswa hingga meraih kesempatan berkompetisi di tingkat nasional.

“Jadikan perlombaan ini sebagai sarana pembelajaran dalam berkompetisi. Junjung tinggi sportivitas, pegang teguh kejujuran, dan tunjukkan komitmen untuk terus belajar. Jaga nama baik daerah, tetap jaga kesehatan, serta jangan lupa memohon doa terbaik dari guru dan orang tua,” pesan Nadhif.

Kepala Kankemenag Sleman H.Nadhif saat menyampaikan sambutan pengarahan
Senada dengan hal tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah, Hj. Elfa Tsoroya, menyampaikan apresiasi kepada para pembimbing dan siswa atas prestasi yang diraih. Ia mengungkapkan bahwa ketujuh siswa tersebut berhasil lolos setelah mengungguli 503 peserta dalam kompetisi tingkat DIY dan Jawa Tengah.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi madrasah di Kabupaten Sleman sekaligus bukti bahwa siswa madrasah mampu berkompetisi dalam bidang sains dan teknologi. Diharapkan, para delegasi dapat memberikan hasil terbaik serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi DIY. (dpj)