Kemenag Sleman News (MTsN 9 Slm) – Dalam rangka menjaga kualitas dan keamanan pangan di lingkungan madrasah, petugas dari Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman bersama Puskesmas Depok 1 melaksanakan kegiatan pengambilan sampel menu makanan dan minuman di kantin MTsN 9 Sleman pada Rabu (21/10/2026) pagi. Kegiatan berlangsung di area kantin madrasah dengan melibatkan sejumlah petugas kesehatan dan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Petugas yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Endy Nugroho dari Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman, serta dua petugas dari Puskesmas Depok 1, yaitu Suparmi Rantono dan Imelda Ken Wardhani. Kegiatan ini juga didampingi oleh beberapa mahasiswa PKL. Kehadiran para petugas tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung pengawasan keamanan pangan di lingkungan pendidikan.
Pengambilan sampel dilakukan sebagai bagian dari upaya pemantauan keamanan pangan, khususnya terhadap makanan dan minuman yang dijual di kantin madrasah. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh murid, guru, serta pegawai dapat senantiasa terjaga sehingga mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang sehat dan aman. Hasil pemeriksaan sampel nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyediaan makanan dan minuman di kantin MTsN 9 Sleman.
Endy Nugroho menyampaikan bahwa pemeriksaan sampel makanan dan minuman merupakan salah satu langkah penting untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat, termasuk warga madrasah. “Pengambilan sampel ini merupakan salah satu upaya untuk memantau kualitas dan keamanan makanan serta minuman yang dijual di kantin. Kami berharap melalui kegiatan ini, makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh warga madrasah dapat memenuhi persyaratan kesehatan sehingga aman untuk dikonsumsi,” ujar Endy Nugroho.
Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan pangan di lingkungan pendidikan. Kantin madrasah memiliki peran penting dalam menyediakan makanan dan minuman bagi murid selama menjalani aktivitas pembelajaran. Oleh karena itu, pengawasan terhadap kualitas pangan perlu dilakukan secara berkala untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat makanan atau minuman yang tidak memenuhi standar keamanan.
Melalui kegiatan pengambilan sampel ini, MTsN 9 Sleman diharapkan semakin meningkatkan komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan kantin serta mendorong para penjual untuk senantiasa memperhatikan kebersihan bahan pangan, kualitas bahan, proses pengolahan, penyimpanan, dan penyajian makanan maupun minuman. Dengan adanya sinergi antara Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman, Puskesmas Depok 1, dan pihak madrasah, upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat dapat terus ditingkatkan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga MTsN 9 Sleman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (cr/tn/dpj)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.