Kemenag Sleman News – Komitmen mengutamakan bahasa Indonesia berbuah prestasi. Kemenag Sleman memborong dua penghargaan dari Balai Bahasa Provinsi DIY, yakni Lembaga Terbina Standar Ketuntasan dan Lembaga Pemerintah Terbaik 2026 dalam Program Pengutamaan Bahasa Negara, Rabu (28/10/ 2026).

Penghargaan dalam kegiatan Evaluasi dan Apresiasi Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara bertema Satu Abad Bahasa Indonesia ini diberikan kepada 19 instansi negeri dan swasta dari unsur pendidikan serta pelayanan publik. Capaian Kemenag Sleman menjadi bukti bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan bagian penting dari profesionalitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag DIY, Abdu Naim mengapresiasi pembinaan yang dilakukan Balai Bahasa. Ia menegaskan pentingnya menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara sekaligus melestarikan bahasa Jawa sebagai identitas budaya Yogyakarta.

“Bahasa Indonesia harus kita utamakan dalam komunikasi resmi dan pelayanan publik. Pada saat yang sama, bahasa Jawa, sastra, dan aksara Jawa harus tetap kita jaga sebagai warisan budaya dan nilai luhur masyarakat,” pesannya. Ia juga berharap pembinaan pengutamaan bahasa negara dapat diperluas hingga satuan pendidikan pesantren.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebahasaan, Tukiman, berharap penghargaan ini semakin menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia.

“Selamat kepada 19 instansi yang telah dinyatakan tuntas. Semoga capaian ini semakin menguatkan kecintaan kita terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan, pemersatu, dan kebanggaan generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

sebagai lembaga terbina.jpg 2.09 MB

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman, H. Nadhif, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga kualitas penggunaan bahasa Indonesia dalam tata kelola dan pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah untuk membudayakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap layanan dan komunikasi kelembagaan. Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, komunikatif, dan berdampak bagi masyarakat, tanpa meninggalkan kecintaan terhadap bahasa daerah sebagai kekayaan bangsa,” tegasnya.

Dua penghargaan ini memperkuat komitmen Kemenag Sleman dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan bermartabat. Bahasa tertib, layanan berkualitas, Kemenag Berdampak bagi masyarakat. (isa)