Kankemenag Sleman News (MAN 3 Slm) — Festival Literasi Mayoga (Feslima) #6 resmi bergulir pada Kamis (29/10/2026). Mengusung semangat literasi dan nalar kritis, perhelatan hari pertama langsung menyajikan atmosfer kompetisi yang hangat lewat babak penyisihan hingga babak quarter-final (perempat final) lomba debat antar siswa.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kehumasan, Isni Kurnia Romadhoni. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya wadah ini untuk pengembangan karakter siswa.
“Festival literasi ini menjadi wadah kolaborasi dan ekspresi yang luar biasa. Melalui perdebatan yang sehat dan terarah, anak-anak belajar menyikapi perbedaan sudut pandang secara bijak, kritis, dan bermartabat,” ujar Isni.

“Pertandingannya seru dan menantang sekali. Masukan dari para juri spesialis sangat membuka wawasan kami tentang cara menyusun argumen yang lebih tajam. Pokoknya tahun depan Feslima harus diadakan lagi dan makin seru,” tuturnya.
Sebanyak 15 tim bertanding secara sportif membedah mosi-mosi aktual yang disiapkan panitia. Jalannya perdebatan dinilai secara ketat oleh tiga juri spesialis di bidang debat dan keilmuan literasi, yakni Imas Kurniasih, Muhammad Taufiqurohman, dan Oktaviani Setyaningrum. Ketiganya memberikan evaluasi mendalam, baik dari segi kerangka berpikir, retorika, maupun kekuatan data para peserta.
Hari pertama ditutup dengan pengumuman tim-tim yang berhasil lolos ke babak semifinal untuk bertanding kembali di hari kedua. (may/dpj)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.