Kemenag Sleman Dorong Penyuluh Kuasai Dakwah Digital Lewat Pelatihan Konten Kreatif

Kemenag Sleman terus berinovasi dalam memperkuat peran penyuluh agama di era digital. Melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan Angkatan 4 yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Kemenag Sleman pada Kamis (5/11/2025), para peserta dibekali kemampuan baru dalam memproduksi konten dakwah yang adaptif dengan perkembangan zaman.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif,S.Ag.,M.S.I., dalam arahannya menegaskan bahwa reformasi birokrasi kini tidak hanya berhenti pada tataran administrasi. βProgram reformasi birokrasi ini sudah berjalan 13 tahun. Awalnya hanya berorientasi pada data dan dokumen agar bisa menyandang predikat wilayah bebas dari korupsi. Namun sejak 2022, orientasinya ditingkatkan agar benar-benar berdampak,β ujarnya.
Menurut Nadhif, perubahan cara berdakwah menjadi bagian penting dari reformasi tersebut. βDakwah sekarang harus menyesuaikan konteks global. Tidak lagi hanya manual atau tatap muka, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital.

“Kita tidak hanya berhadapan dengan generasi kolonial, tapi juga generasi milenial yang serba cepat dan visual. Jadi penyuluh harus bisa beradaptasi,β tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat kepada tokoh agama, yang kini mulai tergeser oleh teknologi. βDulu orang selalu bertanya pada kyai atau ustadz. Sekarang semua tanya Google. Padahal ustadz itu mengajak ke jalan yang lurus, sementara Google belum tentu,β tuturnya.
Sementara itu, H. Fauzi, S.Ag., M.Si., selaku panitia dan narasumber, berharap kegiatan pelatihan ini dapat memperluas jangkauan dakwah Islam melalui media digital. βHarapan kami, pelatihan konten ini bisa berdampak pada dakwah Islam yang lebih kreatif. Tidak hanya menjangkau jalur darat, tapi juga βjalur udaraβ melalui dunia maya,β ungkapnya.
Ia menambahkan, gerakan dakwah digital yang masif dapat memberikan pengaruh positif bagi masyarakat sekaligus mengangkat citra Kementerian Agama. βBanyak isu negatif muncul tentang Kemenag. Dari pelatihan seperti inilah, semoga bisa mengembalikan marwah Kemenag sebagai lembaga yang membawa manfaat dan kebaikan,β pungkasnya.
Kegiatan pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Sleman dalam mendorong transformasi dakwah dan pelayanan publik berbasis digital. Melalui kreativitas penyuluh, pesan-pesan keagamaan diharapkan dapat tersampaikan lebih luas, efektif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
